DPRD Kota Malang Usulkan Pemkot Bentuk Satgas Khusus Tangani Aset Daerah

  • Whatsapp
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Sampai saat ini, masih banyak aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Malang yang belum mendapat sertifikat. Hal tersebut justru mendapat perhatian publik. Sebab, aset yang belum memiliki sertifikat itu sangat rawan dikuasai oleh pihak ketiga.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengungkapkan, saat ini, banyak aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Malang yang dikuasai pihak ketiga tanpa memahami aturan yang berlaku.

"
"

Baca Juga

"
"

“Kami menyarankan Pemkot Malang agar segera membentuk Satgas khusus untuk melakukan pemetaan terhadap beberapa aset daerah yang belum bersertifikat,” terang dia kepada NusaDaily.com, Kamis (30/7).

Dia menguraikan jika pembentukan satgas harus segera dilakukan. Dia juga berharap Pemkot Malang serius dengan beberapa pemetaan dan rekomendasi yang telah diusulkan Dewan berkaitan dengan aset daerah yang belum bersertifikat. “Karena ini harus digarap serius,” tegasnya.

Made mencontohkan, salah satu contoh aset Pemkot yang tidak tersertifikasi berada di kawasan perumahan.

“Itu rawan dijadikan sebagai fasum fasos oleh pengembang. Seperti untuk taman ataupun jalan, padahal fasum fasos harusnya disediakan sendiri oleh pengembang,” kata dia.

Dia menjelaakan, dari sekitar tujuh ribu aset milik Pemkot Malang, baru sekitar seribu aset saja yang sudah bersertifikat. Sementara Pemkot Malang selama ini hanya menargetkan 100 sertifikat per tahunnya.

“Padahal, seharusnya, pengurusan sertifikat bisa lebih dari itu. Ia mendorong agar Pemkot bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan tim profesional. Dewan juga akan mengawasi,” pungkasnya.(nda/lna)

Post Terkait

banner 468x60