Disdik Sumenep: Guru Belum Vaksin, Tidak Diperkenankan Mengajar

  • Whatsapp
guru sumeneo
Moh. Iksan, Plt Kepala Disdik Sumenep. (Ist)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SUMENEP – Sebanyak 7.383 tenaga pendidikan di Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur mulai dari swasta maupun negeri telah menerima vaksinasi tahap kedua sejak bulan April kemarin.

“60 persen semua tenaga pendidikan sudah selesai divaksin. Sebelum tanggal 14 Juni 2021 boleh mengajar, tapi jika belum divaksin tidak diperkenankan untuk mengajar,” tegas Moh. Iksan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu 5 Juni 2021.

Baca Juga

BACA JUGA: Penerapan PJJ Dinilai Kurang Efektif, Disdik Sumenep: Perlu Dicarikan Solusi

Namun, kata Iksan, bagi guru yang memiliki riwayat penyakit turunan tidak diperbolehkan untuk dilakukan vaksin. “Kalau secara klinis boleh, ya harus divaksin, kecuali yang memiliki komorbit (Penyakit bawaan),” imbuhnya.

BACA JUGA: Disdik Sumenep Gelar Workshop Kurikulum Darurat di Masa Pandemi

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep ini menghimbau dengan tegas, apabila ada sekolah yang melanggar atau tercatat ada guru yang tidak divaksin dengan alasan tidak jelas maka akan terkena sanksi.

“Lembaga yang melanggar akan kita tegakkan, apalagi khusus negeri,” pungkasnya. (nam/lna)