6.570 Dosis Vaksin Astrazeneca dari Inggris Tiba di Kota Batu

  • Whatsapp
Vaksin Astrazeneca
Petugas menyimpan vaksin di kotak pendingin yang berada di gudang obat Puskesmas Kota Batu.
banner 468x60

NUSADAILY.COM-KOTA BATU– Sejak bulan Februari lalu vaksinasi di Kota Batu telah menyentuh 10.696 orang. Mereka mendapatkan vaksin Sinovac asal Tiongkok.

Dari jumlah itu, rinciannya terdapat 1.724 nakes atau 103,73 persen dari target 1.662 nakes. Kali ini Kota Batu terima vaksin Astrazeneca buatan Inggris.

Baca Juga

Selanjutnya, untuk vaksinasi kepada pelayan publik sudah ada 6.205 dari total sasaran sebanyak 9.007 masyarakat atau sekitar 68,89 persen.

Berikutnya, untuk vaksinasi kepada lansia ada sebanyak dari sasaran sebanyak 14.443. Vaksinasi telah terlaksana kepada 2.767 lansia. Atau baru mencakup 19,16 persen dari target yang telah ditentukan.

Kali ini, vaksin yang diterima Kota Batu berbeda dari sebelumnya. Kota Batu mendapat alokasi 657 vial vaksin Astrazeneca multi dosis.

Dimana dari setiap vial vaksin terdiri dari 10 dosis vaksin. Sehingga total vaksin yang datang ke Kota Batu ada sebanyak 6.570 dosis. 

Antivirus buatan Inggris ini baru kali pertama dikirimkan ke Kota Batu untuk melanjutkan program vaksinasi. Program vaksinasi dengan Astrazeneca diberikan sejak Kamis kemarin (5/5).

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr. Susana Indahwati mengatakan, vaksin tersebut akan disuntikan kepada lansia, pondok pesantren, guru, pelaku wisata dan PHRI.

Pada penyuntikan di hari Kamis itu setidaknya ada 1070 masyarakat Kota Batu yang akan dilakukan vaksinasi menggunakan Astrazeneca. 

“Proses vaksinasi kepada 1070 orang itu akan dilakukan di delapan tempat berbeda, mulai dari Hotel Golden Tulip, RS Bhayangkara, Museum Tubuh, Hotel Batusuki, RS Baptis, RS Karsa Husada, RS Etty Asharto dan Sekolah Selamat Pagi,” beber Susan dilansir Nusadaily.com.

Dia menjelaskan, untuk proses screening vaksinasi menggunakan Astrazeneca ini hampir tak ada perbedaan ketika vaksinasi menggunakan vaksin Sinovac. 

“Untuk proses screening masih sama dengan vaksinasi sebelumnya. Yang membedakan hanya tenggang waktu vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua. Jika vaksinasi menggunakan vaksin Sinovac tenggat waktu vaksinasi dosis pertama dan kedua hanya 14 hari. Sedangkan jika menggunakan vaksin Astrazeneca memerlukan tenggat waktu 12 Minggu menuju vaksinasi dosis ke dua,” jelasnya. (wok/wan)