Satu Korban Banjir Bandang di Cicurug Ditemukan

  • Whatsapp
Petugas gabungan saat mengevakuasi jasad korban banjir bandang di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jabar yang jenazahnya ditemukan sekitar 20 km dari lokasi kejadian tepatnya di Kecamatan Cibadak. Sumber foto: ANTARA
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILY.COM – SUKABUMI – Warga di sekitar lokasi kejadian menemukan jasad seorang pria yang diduga merupakan korban banjir bandang yang terjadi pada Senin, (21/9) di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Baca Juga

“Kami menerima informasi dari warga telah menemukan jasad berjenis kelamin pria dengan kondisi tertelungkup di bawah puing-puing pepohonan dan rumah yang terbawa arus banjir bandang,” kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah FKSD Kabupaten Sukabumi Okih Fajri di Sukabumi, Selasa.

BACA JUGA: Tiga Orang Hanyut dalam Banjir Sukabumi

Menurutnya, jasad seorang pria itu belum dikenali dan masih menunggu pihak keluarga yang melaporkan. Jasad korban ditemukan di Sungai Luewilieur, Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi atau sekitar 20 km dari tempat kejadian musibah.

Saat ditemukan kondisi korban masih segar dan diperkirakan belum lama meninggalnya atau kurang dari satu hari. Jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Sekarwangi dan menunggu pihak keluarga yang mengenalinya.

Lokasi penemuan korban

Sungai Cibuntu yang menjadi hulu banjir bandang tersebut alirannya mengarah ke berbagai sungai di wilayah utara Kabupaten Sukabumi. Nantinya bermuara di Palabuhanratu. Lokasi jasad korban ditemukan merupakan satu aliran dengan sungai yang berada di Kecamatan Cicurug tersebut.

“Kondisi korban masih utuh dan segar. Ada beberapa luka di bagian tubuhnya yang diduga saat terseret arus terbentur dengan benda keras.” tambahnya.

Sementara, Kepala Seksi Sosbud Kecamatan Cicurug Suryaman mengatakan hingga saat ini dari laporan ada tiga korban yang hingga tenggelam terseret arus banjir bandang dan untuk jasad yang ditemukan, pihaknya belum bisa memastikan apakah termasuk dalam tiga korban yang dilaporkan pihak keluarga atau bukan.

BACA JUGA: Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Nelayan Sukabumi

Hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan dan meminta kepada warga yang merasa kehilangan keluarganya untuk segera melapor agar bisa langsung ditindak lanjuti.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai instansi seperti BPBD, TNI, Polri maupun potensi SAR lainnya untuk melakukan pencarian korban hilang disamping mendata kerusakan,” katanya. (kal)

Post Terkait

banner 468x60