Satgas COVID-19 Babel Perketat Warga yang Jalani Isolasi Mandiri

  • Whatsapp
COVID-19
Juru Bicara Satgas COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Andi Budi Prayitno (Aprionis)

NUSADAILY.COM – PANGKALPINANG – Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperketat pengawasan warga yang tengah menjalani isolasi mandiri, sebagai langkah mencegah penularan dan penyebaran virus corona yang terus meningkat.

“Saat ini isolasi mandiri masih belum dipahami oleh banyak orang, sehingga menjadi pemicu meningkatnya kasus COVID-19,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Babel, Andi Budi Prayitno di Pangkalpinang, Rabu.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Kemenkes Merestui 4 Puskesmas Baru di Jayawijaya – Nusadaily.com

Ia mengatakan berdasarkan data tabulasi perkembangan COVID-19 di Bangka Provinsi Kepulauan Babel hingga Selasa (29/12) malam total warga terkonfirmasi positif corona 2.138 orang (bertambah 61) tersebar di Pangkalpinang 731 (bertambah 21), Bangka 632 (bertambah 18), Bangka Tengah 328 (bertambah 6).

Selanjutnya jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat 113 (bertambah 6), Bangka Selatan 34, Belitung 265 (bertambah 4) dan Belitung Timur 35 (bertambah 6).

“Ketidakdisiplinan warga melakukan isolasi mandiri ini menjadi salah satu pemicu penularan COVID-19 yang beberapa pekan terakhir mengalami peningkatan cukup signifikan,” ujarnya.

BACA JUGA: Peserta Ingin Seminar Patah Hati Diadakan Lagi – Dangdutpro.com

Menurut dia isolasi mandiri menjadi salah satu kunci penting pengendalian Covid-19. Sebagai upaya pencegahan Covid-19 yang menular kepada orang tidak sakit terutama yang rentan tertular. Apalagi isolasi mandiri tersebut akan berguna dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 apabila transformasi dan mutasi virus ini masih berlangsung.

Oleh sebab itu, Satgas Penanganan Covid-19 mengambil kebijakan tegas. Bahwa orang yang sakit harus dipisah dengan orang yang tidak sakit dengan cara isolasi mandiri atau karantina kesehatan di wisma isolasi atau rumah sakit.

“Masyarakat yang melakukan isolasi mandiri harus melapor ke puskesmas terdekat. Dan nantinya mengawasi kondisi kesehatan orang yang melakukan isolasi mandiri,” katanya.

BACA JUGA: Pegawai Dishub Kota Malang Konfirm Positif Covid-19 Diisolasi di RS Lapangan Ijen Boulevard – Javasatu.com

Ia menambahkan isolasi mandiri dilakukan untuk mencegah penularan atau melindungi masyarakat yang sehat. Petugas puskesmas memiliki peran penting dalam pemantauan dan juga melakukan edukasi yang benar secara terus-menerus mengenai Covid-19 ini.

“Kami berharap warga yang telah selesai melakukan isolasi mandiri ini, dapat menambah pengetahuan mereka tentang penularan virus tersebut,” katanya.(eky)