Senin, September 20, 2021
BerandaNewsRegionalSiswa di Sumenep Dilarikan dengan Ambulans Usai Vaksin

Siswa di Sumenep Dilarikan dengan Ambulans Usai Vaksin

NUSADAILY.COM – SUMENEP – Salah satu siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sumenep Madura mengalami efek samping usai melakukan vaksinasi. Siswa tersebut langsung dilarikan menggunakan mobil ambulans milik Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Dikonfirmasi, Kepala Sekolah SMKN 1 Sumenep, Zainul Sahari SPd, MPd mengungkapkan bahwa siswa tersebut mengalami efek samping karena tidak makan sebelum melakukan vaksinasi.

BACA JUGA: Vaksinasi Pelajar di Sumenep, Kehadiran Tak Sampai 10 Persen

“Yang dibawa ambulan tadi itu katanya tidak sarapan. Jadi setelah divaksin langsung lemes, tapi sekarang anaknya sudah pulang kok,” katanya, saat dikonfirmasi diruang kerjanya sejumlah media, Senin 26 Juli 2021.

Vaksinasi Dilakukan Tiga Tahap

Secara teknis, kata Zainul, proses vaksinasi di SMKN 1 Sumenep melalui tiga tahap. Tahap pertama vaksinasi siswa dilakukan pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB. Kemudian, tahap kedua, pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Dilanjutkan tahap ketiga, pukul 11.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

“Selama proses vaksinasi, orang tua siswa boleh mendampingi anak-anaknya,”jelasnya.

Namun, Zainul menyanyangkan, dari 1.600 siswa sekolah yang dicanangkan untuk melakukan vaksinasi, hanya 104 siswa yang bersedia melakukan vaksinasi.

“Sebenarnya wali murid siswa itu sudah tahu. Kami sudah bilang ke wali kelas. Karena saat ini pembelajaran daring,” ujarnya.

BACA JUGA: Pemkab Situbondo Siap Gelar Vaksinasi Massal untuk Pelajar

“Semuanya sosialisasi sudah tersampaikan dengan baik. Tinggal siswanya mau atau tidak untuk divaksin, yang jelas wajib mengikuti vaksinasi,” tandas Zainul.

Untuk diketahui, vaksinasi yang dilakukan di SMKN 1 Sumenep pada hari Senin 26/7/21 tersebut dipantau langsung oleh Wakil Bupati Sumenep didampingi Forkopimda Pemkab setempat.

Dari 1.600 siswa, hanya 104 siswa yang melakukan vaksinasi. Pihak sekolah saat ini masih menunggu hasil evaluasi dari Pemerintah apakah akan dilakukan vaksinasi tahap kedua atau tidak. (nam/lna)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...