Senin, September 20, 2021
BerandaNewsRegionalPolresta Malang Kota Masih Lakukan Penyelidikan Mendalam Terkait Kasus Ledakan Petasan

Polresta Malang Kota Masih Lakukan Penyelidikan Mendalam Terkait Kasus Ledakan Petasan

NUSADAILY.COM – MALANG – Sampai saat ini, kasus ledakan petasan yang terjadi di Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang masih dalam penyelidikan polisi. Hal ini dilakukan untuk mencari titik terang, kiranya ditemukan adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo mengatakan, peristiwa petasan meledak itu tetap ditangani oleh Polsek Kedungkandang.

BACA JUGA: Petasan Meledak, 1 Orang Warga Malang Tewas Mengenaskan 4 Luka-luka

“Penanganan tetap dari Polsek Kedungkandang. Tetapi kita back up, itu saja,” terang dia, Minggu (11/7/2021).

Ia menjelaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam atas kejadian tersebut. Sehingga, pihaknya belum bisa memberikan keterangan, apakah ditemukan adanya unsur pidana dalam kejadian tersebut.

“Ini masih belum, karena dalam lidik. Selain itu, para saksi kondisinya masih luka-luka dan sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit. Bila kondisinya sudah memungkinkan, para saksi akan kami panggil untuk dimintai keterangan,” tandas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan petasan terjadi pada Jumat (9/7/2021) sekitar pukul 22.30, di Musala Al Ikhlas, yang terletak di Jalan Kalisari, RT 6 RW 2, Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Akibat kejadian itu, empat orang mengalami luka bakar di bagian wajah dan kaki. Sedangkan satu orang meninggal dunia di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), karena mengalami luka parah di bagian kaki.

Empat korban yang mengalami luka bakar itu adalah Hasan Bisri, Nurrochim, Agus, dan Isnandar. Semuanya, berusia antara 30-35 tahun. Sedangkan, korban yang meninggal dunia bernama Ahmad Fitri berusia 27 tahun. Seluruh korban ledakan petasan tersebut, merupakan warga RT 6 RW 2, Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

BACA JUGA: Sebelum Buat Petasan, Lima Pemuda Sempat Minta Izin ke Ketua RT

Diduga, ledakan itu terjadi dari bubuk petasan yang tidak sengaja meledak karena mengalami gesekan.

Saat ini, kasus ledakan petasan itu telah ditangani oleh Polresta Malang Kota dan polsek jajaran. Sementara, musala yang menjadi tempat kejadian perkara, masih dipasangi garis polisi.

Terlihat, kondisi musala rusak parah di bagian dalam. Sedangkan, seluruh kaca musala pecah berantakan. Tidak hanya itu, beberapa plafon eternit di bagian samping musala juga lepas.(nda/lna)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...