Rabu, Agustus 17, 2022
BerandaNewsMiris!! Kakak Beradik di Magetan Jadi Korban Aniaya dan Pencabulan, Pelaku Diduga...

Miris!! Kakak Beradik di Magetan Jadi Korban Aniaya dan Pencabulan, Pelaku Diduga Pensiunan TNI

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Kakak beradik masih di bawah umur asal Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan diduga menjadi korban penganiayaan dan pelecehan seksual oleh oknum pensiunan TNI.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Korban berinisial G (16) dan F (14) melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke orangtuanya. Tak terima dengan perbuatan pelaku, orang tua korban didampingi LBH melapor Polisi, Jumat, 7 Januari 2022 siang.

Baca Juga: Ibu Siswa Al Azhar Medan Korban Penganiayaan Tak Mau Damai dengan Pelaku: Penjarakan!

Diceritakan, peristiwa tersebut berawal dari korban F yang dipaksa untuk mengaku mencuri miras di warung milik pelaku. Karena tak mau mengakui tuduhan tersebut, akhirnya korban dianiaya, diancam, hingga diminta untuk memuaskan hasrat seksual pelaku.

“Awalnya anak saya diminta untuk datang ke warung pelaku. Kalau ditanya, katanya harus jawab kalo ke sana mau disuruh ngutang duit. Ternyata sampai sana malah (korban) disuruh mengakui telah mencuri miras. Anak saya itu tidak tahu apa apa. Karena tidak melakukanya dia menolak mengakuinya,” ujar Ayah korban kepada nusadaily.com usai melapor.

Baca Juga: Korban Penganiayaan di Konter HP Lapor Polisi, Tersangka Ditahan

Merasa tidak puas dengan jawaban yang didapat, lanjut Dia, Pria yang diduga oknum pensiunan TNI itu kemudian menyundut rokok ke leher korban. Tak sampai di situ pelaku juga meletakkan kaki kursi di punggung korban dan menginjaknya.

Korban yang polos dan tidak tau apa-apa bersikukuh tidak mengaku. Kemudian pelaku menyetrum korban dan tetap dipaksa untuk mengakui pencurian yang tidak dilakukan korban di hadapan salah satu perangkat desa.

Baca Juga: Warga Ambunten Diduga Menjadi Korban Penganiayaan

“Permasalahan tidak hanya berhenti di situ, pelaku ini juga menjemput kakaknya di salah satu tempat billiar. Anak pertama saya ini juga dipaksa untuk mengakui tindakan pencurian yang juga tak dilakukannya,” jelasnya.

Masih menurut Ayah korban, tidak hanya penyiksaan yang didapat, pelaku juga kerap memaksa korban untuk memuaskan nafsu birahi pelaku. Dengan imbalan uang Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

Jika menolak, korban diancam akan dibunuh, bahkan korban pernah cerita juka pernah ditodong senjata rakitan untuk berburu celeng.

Baca Juga: Pemakaman Korban Penganiayaan Tulungagung Dijaga Ketat Aparat

“Anak saya takut dan menurut permintaan pelaku. Bahkan anak saya sempat mau dijual kepada para waria sebagai pemuas nafsu. Hingga disekap selama semalam suntuk di salah satu warung remang-remang di pasar sayur,” imbuhnya.

Tak tahan dengan perlakuan tersebut, korban pun kabur. Korban yang diketahui anak putus sekolah itu mengaku sangat tertekan dan memilih untuk diam di rumah dan tidak bekerja.

“Peristiwa ini pun saya ceritakan kepada kerabat. Hingga akhirnya saya putuskan melapor ke polisi hari ini. Saya ingin ada proses hukum untuk pelaku,” pungkas orang tua korban.

Baca Juga: Mobil Ortu Wandra Jadi Korban Pohon Tumbang di Banyuwangi

Sementara Sumadi, LBH yang mendampingi orang tua melapor Polisi, mengungkapkan jika pihaknya sengaja langsung melapor ke Polres Magetan agar tak ada intervensi Polsek setempat. Dia menduga, kalau ada oknum Polsek Parang yang sengaja melindungi pelaku.

“Karena saat pemukulan terhadap korban kan melibatkan oknum perangkat desa dan TNI Polri. Sehingga, saya arahkan untuk melapor ke Polres. Kami harap Polres Magetan bisa mengusut tuntas kasus tersebut. Jika tak segera bertindak cepat, maka kami akan melapor ke Polda Jatim,” ancam Sumadi.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo saat dikonfirmasi menyatakan laporan dugaan penganiayaan tersebut kini tengah dalam proses penyelidikan.

“Untuk pencabulan masih butuh pendalaman. Terkait penganiayaan dalam proses penanganan, visum berjalan untuk sebagai alat bukti,” jelasnya. (nto/ark)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Penting! Kata Ustaz: 2 Hal Ini Haram Dilakukan Saat Menggauli Istri

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Ayah Taqy Malik, Mansyardin Malik dilaporkan oleh mantan istri sirinya, Marlina Octoria dengan tuduhan penyimpangan seksual. Marlina merasa selama menjadi...