Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsRegionalMasih Ada Kericuhan di Pos Suramadu, Pengendara Motor Coba Terobos Penyekatan

Masih Ada Kericuhan di Pos Suramadu, Pengendara Motor Coba Terobos Penyekatan

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Aksi pengendara motor yang mencoba menerobos pos penyekatan di jembatan Suramadu, Jawa Timur, Selasa pagi 22 Juni, terekam video dan menjadi viral di media sosial.

Video salah satunya, dibagikan oleh akun @sehatsurabayaku.

BACA JUGA : Polemik Penyekatan Suramadu, Willy Aditya: Duduk Bersama Selesaikan Masalah Ini – Nusadaily.com

Dalam keterangan video, dijelaskan bahwa terdapat massa yang juga membawa petasan dan mengarahkan ke petugas.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Gatot Repli Handoko, merespons peristiwa itu, dia mengatakan bahwa insiden tersebut bukan kerusuhan.

BACA JUGA : Usai Demo di Balai Kota, Wali Kota Surabaya Koordinasi dengan Bupati Bangkalan Bahas Penyekatan Suramadu – Imperiumdaily.com

“Tidak ada rusuh, hanya para pengendara roda dua memaksa untuk cepat saja. Tidak sabar antrian,” kata Gatot, Selasa (22/6).

Namun demikian, Gatot belum merinci kronologi kejadian ataupun penyulut peristiwa tersebut, termasuk, detail peristiwa.

BACA JUGA : PCNU: Wali Kota Surabaya Sudah Beri Solusi Terbaik soal Penyekatan Suramadu – Noktahmerah.com

Menunjukkan SIKM Untuk Melintas

Warga harus menunjukkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) untuk dapat melintas di jembatan Suramadu.

Dalam SIKM, perlu diperlihatkan hasil swab nonreaktif yang berlaku paling lama tujuh hari.

Merujuk pada video yang beredar, terdengar beberapa kali suara letupan petasan kencang yang tidak diketahui asalnya.

Kemudian, beberapa pengendara motor juga terlihat adu mulut dengan aparat yang berjaga.

Suara klakson motor pun tak terhindarkan dalam rekaman video tersebut. Antrian kendaraan roda dua memang terlihat cukup mengular panjang.

Hal itu bukan pertama kalinya warga mencoba merangsek masuk secara paksa melewati pos penyekatan.

Sejak beberapa hari lalu, masyarakat sudah beberapa kali mengamuk dan ogah disekat.

Bahkan, ratusan warga Bangkalan, Madura, Jawa Timur yang mengatasnamakan  Koalisi Masyarakat Madura Bersatu mendatangi Balai Kota Surabaya untuk mendemo kebijakan penyekatan dan swab di Jembatan penghubung terpanjang di Indonesia itu.

Salah satu Jubir Koalisi Masyarakat Madura Bersatu, Ahmad Annur menilai bahwa kebijakan Pemkot Surabaya yang menerapkan Penyekatan Suramadu adalah keputusan tebang pilih.

“Apa iya Covid-19 hanya menjangkit orang yang bepergian dan melintas Suramadu?” ucap dia.

Mereka menilai, kebijakan penyekatan ini merupakan keputusan prematur.

Menurut mereka, seharusnya Wali Kota, Eri Cahyadi melakukan koordinasi dulu dengan pimpinan daerah lainnya.(jar/han)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Meski Usia Baru Seumur Jagung, Kota Batu Bertabur Prestasi

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Kota Batu masih berusia relatif muda dibandingkan daerah-daerah lainnya di Jawa Timur. Tepat di hari ini, Minggu (17/10), kota...