Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsRegionalMasalah Ekonomi dan Keluarga, Pedagang Ngawi Gantung Diri di Pintu Kios

Masalah Ekonomi dan Keluarga, Pedagang Ngawi Gantung Diri di Pintu Kios

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – NGAWI – Diduga masalah ekonomi dan keluarga. Seorang perempuan di Pelang Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi akhiri hidup dengan gantung diri di pintu kios menggunakan kain, Selasa, 26 Januari 2021 dini hari.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Iya benar ada seorang warga bernama Setyowati berusia 63 tahun, diduga bunuh diri dengan cara gantung diri di pintu kiosnya dengan seutas tali dari kain,” kata Kapolsek Kedungalar AKP Sukisman kepada nusadaily.com.

BACA JUGA: Pembunuhan Perempuan Muda di Probolinggo Terungkap, Pelaku Suami Siri Korban

Peristiwa dugaan gantung diri tersebut pertama kali diketahui oleh Sarni (45) warga setempat yang hendak membeli bensin di kios korban.

Saksi terkejut melihat pemilik kios sudah tergantung dengan seutas tali di kayu atap kiosnya.

“Saksi berteriak dan didengar warga yang lain, selajutnya oleh perangkat desa dilaporkan ke kami,” jelas Kapolsek.

Dengan dibantu pihak Inafis Polres Ngawi jenazah korban diturunkan kemudian dilakukan visum.

“Dari pemeriksaan tim medis tidak ada tanda-tanda kekerasan, dugaan sementar motifnya karena masalah ekonomi dan keluarga,” imbuhnya.

BACA JUGA: Bom Bunuh Diri Meledak di Mapolrestabes Medan, Pelaku Tewas, 6 Orang Luka

Tinggalkan Surat Wasiat

Sebelum gantung diri, korban sempat menuliskan surat wasiat agar jenazahnya diurus dan segala kesalahannya dimaafkan.

“Pak lurah Darno nyuwun tulung jasad kulo dipun ramut kangge sodakoh jenengan, nyuwun pangapunten ingkang katah,” ucap Kapolsek membacakan surat wasiat korban.

Surat wasiat kedua yang ditulis di atas kertas warna kuning, korban meminta untuk diberesi etalase dan lima tabung gas elpiji.

BACA JUGA:

Usai dilakukan pemeriksaan, lajutnya, jasad korban kita serahkan kepada pihak keluarga, untuk dimakamkan secara layak.
   
“Korban meninggal murni karena gantung diri, tidak ada tanda-tanda kekerasan dan diduga karena ada permasalahan keluarga,” pungkas AKP Sukisna. (nto/ark)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR