Rabu, Oktober 20, 2021
BerandaNewsRegionalMall Olympic Garden Malang Ketat Jalankan Prokes, Melanggar Siap Dicereweti Petugas

Mall Olympic Garden Malang Ketat Jalankan Prokes, Melanggar Siap Dicereweti Petugas

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM-MALANG- Mall Olympic Garden Malang ketat jalankan Prokes. Jangan berharap bisa melenggang tanpa Prokes di salah satu mall terbesar di Kota Malang ini. Sebab petugas bertebaran di mana-mana. Setiap pintu masuk juga dilengkapi dengan pendeteksi suhu tubuh serta tempat cuci tangan.

BACA JUGA: Dokter Tim Arema FC Minta Pemain Taati Protokol Kesehatan – Imperiumdaily.com

BACA JUGA: Terapkan Prokes Ketat, Kereta Api Aman Untuk Lansia – Nusadaily.com

Mall ini sudah lebih dari satu tahun ini memberlakukan protokol kesehatan yang ketat. Setiap store juga dilengkapi dengan tulisan pembatasan jumlah pengunjung. Bahkan ada petugas yang keliling di setiap lantai untuk mengecek pemakaian masker.

“Saya tadi diingatkan oleh petugas, lupa pakai masker setelah dari toilet,” ujar Jesi salah satu pengunjung, Senin (31/5/2021) siang.

Soal penerapan prokes yang ketat itu diakui Peptina Makdalina Leasing Executive Mall Olympic Garden Malang.Menurutnya MOG mengikuti Prokes karena tujuannya baik. Diakui Pada awal memberlakukan aturan tak semudah semudah diharapkan. Segelintir pengunjung yang diajak untuk menaati prokes susah.

“Kita niatnya baik. Siapapun tak ikut prosedur jangan masuk MOG. Ya, Saklek, khusus di MOG, tapi ini untuk kepentingan kesehatan semua orang,” tegasnya.

Pengunjung Wajib Cuci Tangan, Pakai Masker dan Berjarak

Menurut Peptina Makdalina, semua area untuk masuk, pengunjung wajib cuci tangan. Meski ada saja yang mencoba menerobos, dengan alasan sudah cuci tangan di pintu lain. Pihaknya tidak peduli.

“Protokol kita, harus cuci tangan, keberatan sentuh kran maka petugas yang bantu. Semua pintu masuk kita sediakan. Di lokasi, tiga tempat dan tak perlu antre panjang,” jelasnya.

Pengecekan suhu,dan cuci tangan untuk masuk area jadi tanggung jawab petugas keamanan. Mereka adalah duta masker MOG. Petugas ini juga mengecek ke toko-toko. Kemudian kepada karyawan toko atau pemilik yang tak pakai masker dibantu untuk diingatkan.

“Ada personil lapangan sekitar 100 orang yang mobile terus per lantai, mereka bergantian, rolling setiap lantai,” ungkapnya.

Kebutuhan bulanan sabun di MOG minimal 20 liter per bulan. Di sana total 300-400 store. Dengan jumlah pengunjung weekday sekitar 9000 orang.  Lantai mall juga diberi tanda arah, supaya pengunjung bisa berjarak dan tak merapat.

“Di setiap toko ada batasan untuk pengunjung, kapasitas 10, misal lebih dari 10. Maka petugas kami yang akan sampaikan ke kepala toko, mengingatkan untuk berjarak,” pungkasnya.(cak)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

Perubahan Gaya Hidup saat Pandemi Pengaruhi Risiko Osteoporosis

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Perubahan gaya hidup saat pandemi COVID-19 turut mempengaruhi risiko osteoporosis. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) dr....