Senin, September 20, 2021
BerandaNewsRegionalLaunching Kampung Tangguh Semeru, Kapolres Sumenep Rangkul Masyarakat

Launching Kampung Tangguh Semeru, Kapolres Sumenep Rangkul Masyarakat

NUSADAILY.COM – SUMENEP – Polres Sumenep Madura Jawa Timur melaksanakan kegiatan Launching Kampung Tangguh Semeru, Pisang Tangguh Bhabinkamtibmas, Kampung Tangguh Narkoba dan Kampung Demokrasi Tangguh di balai Desa, Desa Manding Laok Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep, Selasa 03 November 2020 pukul 12.30 WIB.

Kapolres Sumenep, AKBP Darman, S.I.K menyampaikan penyebaran Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi dan menempati urutan ke-5 dunia. Untuk wilayah Madura, Kabupaten Sumenep menempati rengking pertama.

BACA JUGA: Kampung Tangguh Semeru Telurkan Kemandirian dan Kepedulian Warga

“Kami mengharapkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan,” ungkap Darman.

Saat ini, Sumenep peta sebaran covid-19 di Sumenep masih Zona Orange. Hal tersebut menjadi atensi terhadap Kapolsek wilayah hukum Sumenep untuk tidak boleh mengadakan hiburan, olahraga, dan perlombaan yang sifatnya mengundang massa.

“Hal tersebut dilakukan demi kepedulian untuk kebaikan bersama. Dan Kapolsek sudah berkomitmen siap dicopot jika terjadi kerumunan massa,” tegasnya.

Selain itu, Berdasarkan data dari BNN, pengguna narkoba cukup tinggi. Termasuk di wilayah Kabupaten Sumenep sudah darurat narkoba.

Untuk itu, Polres Sumenep membentuk Kampung Tangguh Narkoba dan mengajak para relawan anti narkoba untuk mengembalikan Kota Keris kembali menjadi kota santri dan terbebas dari narkoba.

BACA JUGA: Bupati Sumenep Resmikan Kampung Tangguh Semeru

“Mari kita selamatkan warga Sumenep dari narkoba. Agar Kepala Desa mendata pengguna narkoba dan nantinya akan direhabilitasi secara gratis,” jelasnya.

Kemudian, terkait Kampung Tangguh Demokrasi, Kapolres Sumenep mengharapkan penyelesaian setiap permasalahan bisa diselesaikan di Desa.

“Sekecil apapun yang ada potensi konflik di desanya dapat diselesaikan di Desa dan tidak harus ke Ranah Kepolisian,” ungkapnya.

Terkait pisang tangguh Bhabinkamtibmas, Darman menilai 80 persen anggota Polsek tidak dikenal oleh masyarakat.

“Dengan menanam pisang di dekat rumah masyarakat, anggota bisa lebih dekat dan bisa mendapat informasi dari masyarakat,” pungkasnya. (nam/lna)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...