Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaNewsPolresta Malang Kota Periksa Enam Saksi Terkait Dugaan Pungli Pemakaman

Polresta Malang Kota Periksa Enam Saksi Terkait Dugaan Pungli Pemakaman

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MALANG – Kasus dugaan adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum petugas pemakaman di Kota Malang masih terus bergulir. Bahkan, hal tersebut juga sudah didalami oleh Polresta Malang Kota.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengungkapkan, sampai saat ini, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi. Termasuk eks Pengelolaan Pemakaman Umum Dinas Lingkungan Hidup (UPT PPU DLH) Kota Malang, Taqruni Akbar.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi. Saat ini masih dalam proses pengembangan. Kami masih harus membuktikan, apakah ada unsur pidana dalam kejadian ini,” terang dia, Senin (27/9/2021).

Pria yang akrab disapa BuHer tersebut menguraikan, kasus tersebut
memang harus ditelisik lebih dalam, apakah memang ada pungutan di luar ketentuan. Selain itu, juga perlu pendalaman terkait adanya indikasi aliran dana tersebut memang digunakan untuk kebutuhan mendadak.

“Seperti kebutuhan alkohol dan bahan-bahan lainnya, untuk disinfektan yang mendadak. Atau mungkin biaya-biaya lain yang sifatnya mendesak, maka akan kami pelajari dan kembangkan lagi,” imbuh dia.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan kembali melakukan pemanggilan kepada beberapa orang, untuk dimintai keterangan atas kasus tersebut.

“Nanti, mungkin kami juga akan memanggil dari BPBD Kota Malang, karena untuk saat ini masih belum kami minta keterangan. Dan nanti untuk hasil pemeriksaan, juga masih akan kami kembangkan lagi,” papar dia.

Namun, imbuh BuHer, sampai saat ini, belum ada laporan resmi dari masyarakat terkait adanya dugaan pungli pemakaman jenazah Covid 19. Sehingga, pihaknya harus menjemput bola, berdasarkan keterangan dari Malang Corruption Watch (MCW) atas beberapa temuannya di lapangan.

“Belum ada laporan resmi dari masyarakat, dan itulah yang membuat kami masih harus melakukan pengembangan. Apabila memang ditemukan unsur pidana, akan kami tindak. Tetapi bila tidak ada unsur pidananya, maka penyelidikannya bisa kami hentikan,” tandas pria yang pernah menjabat sebagai Kapolres Batu tersebut.(nda/kal)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

PCR

Aturan Terbaru Perjalanan Udara Jawa-Bali, Wajib Tes PCR!

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Satuan Tugas COVID-19  menyampaikan pelaku perjalanan udara dari dan ke Pulau Jawa-Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menyertakan...