Senin, Januari 24, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsMetropolitanCegah Radikalisme, Sivitas Akademika Promosikan Toleransi

Cegah Radikalisme, Sivitas Akademika Promosikan Toleransi

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta seluruh anggota perguruan tinggi dan universitas atau sivitas akademika untuk mempromosikan sikap toleransi, baik kepada sesama warga kampus maupun masyarakat sekitar, mengingat radikalisme masih mudah menyusup ke pola pikir seseorang.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : BNPT Gelar Talkshow Ngopi Coi di Lamongan, Literasi Digital Cegah Radikalisme dan Terorisme -Nusadaily.com

Wapres Ma’ruf Amin saat menyampaikan pidato pada acara wisuda Program Sarjana ke-60, Program Magister ke-24 dan Program Doktor ke-8 Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) secara daring dari Jakarta, Selasa, juga mengajak semua pihak untuk menjaga kerukunan dan persatuan di antara kemajemukan bangsa Indonesia.

“Saya ingin berpesan, baik kepada saudara-saudara wisudawan maupun kepada jajaran civitas akademika UNKRIS sebagai lembaga pendidikan tinggi, untuk terus-menerus mempromosikan sikap toleran, yaitu perilaku yang menerima dan menghargai perbedaan, menolak segala bentuk tindak kekerasan, termasuk yang dilakukan atas nama agama, baik secara verbal maupun fisik,” kata Wapres Ma’ruf dalam sambutannya.

Pemeliharaan kerukunan dan persatuan bangsa tersebut harus dilakukan dengan berdasarkan pada empat bingkai, yakni teologi, politik, sosiologis, dan yuridis.

BACA JUGA : BNPT: Pondok Pesantren Harus Dilibatkan Cegah Radikalisme Terorisme – Noktahmerah.com

Wapres menjelaskan dasar bingkai teologis dapat dilakukan dengan mengedepankan teologi kerukunan, sementara bingkai politik melalui penguatan empat konsensus kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pendekatan Sosiokultural dan Kearifan Lokal

Selanjutnya, bingkai sosiologis dilakukan melalui pendekatan sosiokultural dan kearifan lokal serta bingkai yuridis lewat kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

“Hanya dengan cara ini kita akan dapat menjaga kerukunan, keharmonisan, dan keutuhan bangsa kita,” kata Wapres pula.

BACA JUGA : Arsul Sani: Radikalisme Bisa Dicegah dan Dihentikan Jika Ruang Konsultasi dan Partisipasi Publik Dibuka – Beritaloka.com

Pentingnya meningkatkan toleransi dan menjaga kerukunan antarsesama warga negara Indonesia perlu dilakukan. Terlebih akhir-akhir ini aksi teror kembali mengganggu kedamaian Tanah Air, katanya lagi.

“Mencermati fenomena yang terjadi akhir-akhir ini. Dimana terorisme kembali mengganggu kedamaian Tanah Air, membuktikan bahwa masih mudahnya gagasan radikalisme masuk ke dalam pikiran seseorang,” ujarnya.

Karena itu, Wapres berharap seluruh pihak, khususnya perguruan tinggi, turut membangun rasa aman dan kewaspadaan bersama.(ros)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed