Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatimKecelakaan Kerja RSI Unisma 5 Orang Meninggal, Polisi Cuma Tetapkan yang Berpotensi...

Kecelakaan Kerja RSI Unisma 5 Orang Meninggal, Polisi Cuma Tetapkan yang Berpotensi Jadi Tersangka

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MALANG – Peristiwa kecelakaan kerja di RSI Unisma, korban meninggal bertambah Satu, total Lima orang. Seorang pekerja bernama Arifin, 31 pria asal Kasembon, Kabupaten Malang akhirnya meninggal dunia sehari setelah peristiwa nahas tersebut.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Korban meninggal dunia saat dalam perawatan di rumah sakit Karsa Husada, Batu. Korban meninggal dunia pada Rabu (9/9),” jelas Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu melalui Kasubnit I Unit IV Sat Reskrim Polresta Malang Kota, Iptu Rudi Hidajanto Minggu.

Namun demikian, meski korban meninggal sudah mencapai Lima orang, Polisi masih belum menetapkan satupun tersangka.

“Penyelidikan masih belum selesai. Kalau misalkan dirut kontraktor tugasnya ada di lapangan dan ketika kejadian ada di tempat, dia yang bertanggungjawab. Namun, kalau yang bersangkutan tidak di situ dan diserahkan diserahkan kepada seseorang di lapangan. Maka yang di lapangan itulah yang harus tanggung jawab,” tegas dia.

Tidak menutup kemungkinan, pihak yayasan, kontraktor maupun mandor berpotensi menjadi tersangka. Namun, pihaknya masih belum menentukan tersangka lantaran pemeriksaan masih berlanjut.

BACA JUGA:Korban Kecelakaan Kerja RSI Unisma Bertambah

“Utuk penetepan (menjadi tersangka) menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Oleh karena itu, kami sangat hati – hati sekali dalam melakukan penyelidikan,” pungkas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak empat orang pekerja bangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Universitas Islam Malang (Unisma) dinyatakan meninggal dunia dan enam orang luka-luka. Kecelakaan kerja tersebut disebabkan karena tali sling lift yang putus, Selasa (8/9).

Diketahui, lift tersebut merupakan lift pengangkut barang. Saat kejadian, lift tersebut justru dinaiki oleh 11 orang pekerja. Insiden kecelakaan kerja itu terjadi ketika para pekerja ingin kembali melanjutkan pembangunan di lantai empat dengan menumpang lift rakitan kemudian terjatuh dari ketinggian 20 meter.

Sampai saat ini polisi belum menetapkan adanya tersangka dalam kasus tersebut. Kemungkinan adanya tersangka setelah melihat hasil uji forensik yang dikeluarkan oleh Labfor Polri Cabang Surabaya.(han)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR