Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsJatim284 UMKM Terkoyak Covid Diberdayakan Pemkot Surabaya

284 UMKM Terkoyak Covid Diberdayakan Pemkot Surabaya

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Serangan Covid-19 benar merobek sektor ekonomi utamanya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Surabaya.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Melihat itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, mencari solusi bagi pelaku usaha terdampak Covid-19. Sesuai arahan Walikotaa Surabaya Tri Risma Harini, para pelaku UMKM diajak gotong royong menangani pandemi Covid-19.

Mereka diberdayakan sentra pembuatan masker, alat pelindung diri (APD) seperti baju hazmat dan face shield, hingga produk olahan makanan, kemudian disalurkan kepada warga terdampak Covid-19.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati mengaku telah mencarikan substitusi usaha mereka agar tetap menghasilkan.

Mereka itu dilibatkan dalam pembuatan masker, APD, baju hazmat, pembuatan abon, dan pembuatan kering tempe.

Produk kering tempe, ada 165 UMKM, pembuatan abon 10 UMKM, pembuatan sambal pecel 49 UMKM, dan 11 UMKM membuat APD dan 49 UMKM untuk membuat masker kain.

Ida Sri Setyaningsih, UMKM Makmur Sari Surabaya, berterima kasih karena selama pandemi Covid-19 sambal pecelnya macet. Berkat Pemkot produk sambal pecelnya bisa berjalan dan tetap menghasilkan.

“Saya senang sekali bisa berpartisipasi mendukung program Walikota di tengah pandemi ini,” kata dia.

Dampak lainnya, usaha Ida di kawasan Perumahan Gunung Sari Indah blok F/14 Surabaya ini bisa menggerakkan tetangga sekitar ikut mendukung produksi sambal pecel pesanan Pemkot untuk disalurkan kepada warga terdampak Covid-19.

“Alhamdulillah saya bisa memberdayakan tetangga-tetangga di sekitar. Karena dampak Covid-19 ini mereka tidak aktif di tempat kerjanya,” akunya.

Hal sama dialami UMKM Joana Cookies, Monica Harijati. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya pesanan makanan abon dari Pemkot Surabaya. Setiap harinya Pemkot sudah pesan sekitar 400 kilogram.(ima)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR