Kamis, Juli 7, 2022
BerandaNewsAgen CIA Sebut Amunisi Militer Ikut Meledak di Beirut

Agen CIA Sebut Amunisi Militer Ikut Meledak di Beirut

NUSADAILY.COM – Beirut – Seorang mantan agen Badan Intelijen Amerika Serikat (AS) atau CIA, Robert Baer, yang berpengalaman dalam tugas di kawasan Timur Tengah menganalisis bahwa ledakan di pelabuhan Beirut, Lebanon, tidak hanya disebabkan oleh amonium nitrat. Baer menduga ada amunisi militer yang ikut meledak di Beirut.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Seperti dilansir CNN, Rabu (5/8/2020), analisis itu disampaikan Baer melalui pesan video. Disebutkan Baer bahwa amonium nitrat, yang biasa digunakan dalam pupuk dan bahan peledak, memang ada di dalam gudang yang mengalami ledakan dahsyat. Namun dia meyakini bukan hanya amonium nitrat saja yang menjadi penyebab dua ledakan besar yang sejauh ini menewaskan lebih dari 100 orang dan melukai 4 ribu orang lainnya.

Laporan awal, seperti disampaikan kantor berita Lebanon, NNA, menyebut ledakan terjadi akibat kebakaran besar di sebuah gudang yang dipakai menyimpan kembang api dan petasan di dekat pelabuhan Beirut.

Namun kemudian Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab, mengungkapkan ada 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan selama 6 tahun di salah satu gudang pelabuhan tanpa adanya langkah-langkah keamanan. Amonium nitrat sebanyak itu disebut sebagai sitaan dari sebuah kapal kargo sejak tahun 2014 lalu.


“Itu jelas sebuah peledak militer. Itu bukan pupuk seperti amonium nitrat. Saya cukup yakin akan hal itu,” tegas Baer. “Anda lihat bola api oranye itu, dan itu jelas, seperti saya katakan, peledak militer,” imbuhnya.

Dalam analisisnya, Baer berpikir bahwa ada juga amunisi militer dan propelan di lokasi ledakan. Dia berspekulasi bahwa lokasi ledakan mungkin menjadi gudang senjata, namun tidak jelas milik siapa.

Ditekankan Baer bahwa kepulan asap putih yang terlihat dalam video yang beredar, sebelum ledakan besar mengguncang, menjadi indikator bahwa amonium nitrat ada di lokasi dan sedang terbakar pada saat itu. Baer juga menyatakan dirinya mendapat ada banyak amunisi meledak sebelum ledakan besar terjadi.

Secara terpisah, mantan penyidik peledak dari Departemen Alkohol, Tembakau dan Senjata Api AS, Tony May, menganalisis bahwa warna kepulan asap kemerah-merahan yang terlihat saat ledakan besar di Beirut ‘tidak konsisten dengan amonium nitrat’. Ledakan amonium nitrat, sebut May, akan memicu kepulan asap kuning.

May menegaskan bahwa hal ini bukan berarti amonium nitrat tidak ada di lokasi ledakan, namun menunjukkan bahwa ada ‘benda-benda lainnya’ di lokasi ledakan.

“Saya telah melakukan investigasi banyak insiden dengan pemerintah, baik nasional maupun internasional, dan jelas bagi saya bahwa ini merupakan sejumlah besar peledak atau material energetik yang disimpan di sebuah gedung yang terbakar dan kebakaran itu meluas hingga ke peledak, memicu insiden,” terang May.

Sejauh ini, belum ada bukti yang menunjukkan ledakan di Beirut sebagai sebuah serangan. Menteri Dalam Negeri Lebanon, Mohammed Fahmi, menyebut dugaan penyebab ledakan itu adalah detonasi lebih dari 2.700 ton amonium nitrat yang disimpan di salah satu gudang pelabuhan.


Dalam komentarnya, Baer menyatakan tidak yakin bahwa kebenaran di balik ledakan ini akan terungkap. “Itu nyaris tampak seperti insiden. Itu tidak kompeten, dan mungkin itu korupsi, tapi pertanyaannya adalah, apakah itu peledak militer, untuk siapa atau mengapa disimpan di sana?” ucapnya.

Perdana Menteri Hassan Diab telah meluncurkan penyelidikan terhadap ledakan ini. Dia menegaskan ‘tidak akan beristirahat hingga kita menemukan pihak yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi, mengadili mereka dan menjatuhkan hukuman maksimum’.

“Saya sudah bekerja di Lebanon bertahun-tahun, dan tidak akan ada yang ingin mengakui mereka mereka menyimpan peledak militer di pelabuhan. Itu hal yang bodoh untuk dilakukan,” tandasnya dilansir Nusadaily.com dari detik.com. (wan)

BERITA KHUSUS

Sampaikan LPJ APBD 2021, Gus Ipul: Jadi Motivasi Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Kinerja Keuangan

NUSADAILY.COM – KOTA PASURUAN – DPRD Kota Pasuruan menggelar Rapat Paripurna I dengan agenda Penyampaian Nota Keuangan Raperda tentang Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Kota...

BERITA TERBARU

4 Inovasi Pesawat Mewah untuk Penerbangan Masa Depan

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Beberapa maskapai dan perusahaan di dunia memperkenalkan beragam desain pesawat terbaru mereka. Mulai dari bangku kapsul hingga desain mewah seperti...