Pangdam Jaya dan Kapolda Metro akan Tumpas Debt Collector!

  • Whatsapp
Pangdam Jaya Mayjen TNI
Foto: Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman. (Yogi/detikcom)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Mayjen TNI Dudung Abdurachman, Pangdam Jaya, mengaku telah berkoordinasi dengan Irjen Fadil Imran, kapolda Metro Jaya, perihal keberadaan debt collector.

Dudung menegaskan, TNI dan Polri akan bersinergi menumpas perilaku premanisme yang dilakukan debt collector.

Baca Juga

BACA JUGA : Kodam Jaya Kecam Perampasan Kendaraan Serda Nurhadi Oleh Debt Collector – Nusadaily.com

“Saya sudah koordinasi dengan Kapolda bahwa perilaku-perilaku debt collector ini akan kita hentikan. Tidak ada karena kekuasaan tertentu, memanfaatkan pihak-pihak tertentu, sehingga menggunakan premanisme, termasuk premanisme yang lain seperti geng motor dan sebagainya, rencana kita akan tumpas,” kata Dudung saat jumpa pers di Markas Kodam Jaya, Jakarta, Senin (10/5/2021).

Dudung menekankan tidak boleh ada kegiatan yang membuat masyarakat resah. Dia mengajak seluruh pihak membangun ketentraman di Jakarta.

BACA JUGA : Babinsa Berhati Mulia, Selamatkan Warga ke RS Tak Peduli Dikepung Debt Collector – Imperiumdaily.com

“Tidak ada kegiatan-kegiatan yang merugikan masyarakat, tidak ada tindakan-tindakan memberikan rasa cemas, rasa ketakutan. Kita ciptakan di DKI Jakarta ini jadi tentram damai dan masyarakat melaksanakan kegiatan-kegiatannya dengan baik tanpa ada rasa ketakutan,” sebutnya.

Lebih lanjut, Dudung juga meminta masyarakat melaporkan tindakan-tindakan premanisme yang terjadi. Dia memastikan TNI-Polri akan menindaklanjuti laporan tersebut.

BACA JUGA : Kodam Jaya Kecam Perampasan Kendaraan Serda Nurhadi Oleh Debt Collector – Noktahmerah.com

Permasalahan Apapun Segera Laporkan ke TNI-Polri

“Saya info kepada masyarakat, apapun yang menjadi permasalahan-permasalahan yang ada di wilayah Jabodetabek ini segera laporkan ke TNI-Polri, laporkan ke TNI-Polri, maka kami akan datang secepat mungkin untuk membantu masyarakat,” tegas Dudung.

“Jangan pernah takut kepada kelompok-kelompok premanisme yang ada di DKI ini. Saya akan hadir dengan Kapoda untuk membantu dari kesulitan-kesulitan itu,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman buka suara soal Serda Nurhadi yang dikepung debt collector di Jakarta Utara (Jakut). Dia mengatakan Serda Nurhadi saat itu hanya ingin menolong warga.

“Sangat disayangkan para debt collector tidak menghormati, menghargai ada petugas, anggota TNI yang mencoba membawa kendaraan ke rumah sakit, hanya ingin menolong masyarakat,” ucap Mayjen Dudung.(han)