Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaLifestyleEntertainmentZenius Kenalkan Ruang Permainan Edukatif Beranimasi

Zenius Kenalkan Ruang Permainan Edukatif Beranimasi

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Perusahaan edutech Zenius memperkenalkan Zeniusland, wadah bagi orangtua dan anak untuk menjelajahi dunia belajar bersama yang dilengkapi permainan edukatif dan animasi yang membuat belajar lebih menyenangkan.

ZeniusLand adalah platform belajar yang dirancang khusus untuk mengembangkan kemampuan fundamental dan cara berpikir kritis siswa sekolah dasar di Indonesia.

BACA JUGA : Tips Bagi Orang Tua Buat Konten Edukatif untuk Anak

Platform ini menyediakan permainan edukatif untuk meningkatkan kecerdasan kognitif maupun emosional anak. Selain itu, ini pun bisa menambah semangat eksplorasi dan belajar anak, dengan mengenalkan karakter animasi yang membuat kegiatan belajar anak jadi semakin menyenangkan.

Metode Gamifikasi

ZeniusLand, sejalan dengan visi Zenius yakni menumbuhkan kecintaan terhadap belajar dalam diri semua orang, di mulai sejak dini. Siswa SD dapat menguasai Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris melalui metode gamifikasi seru.

Dengan ZeniusLand, siswa dapat memulai petualangan dalam mengejar ilmu pengetahuan bersama Tiga Sekawan, yangmewakili nilai-nilai karakter anak yang perlu digali sejak dini; Gika untuk kemampuan logika, Imaji untuk imajinasi, dan Aksa untuk literasi.

BACA JUGA : Lima Aspek Penting dalam Memilih Permainan Anak

“Melalui ZeniusLand, kami berharap dapat memotivasi siswa-siswi di Indonesia untuk belajar dengan cara yang menyenangkan. Kami percaya, sisi menyenangkan dalam kegiatan belajarharus dibangun sedini mungkin. Seperti sejak usia sekolah dasar,” kata Sabda PS, founder dan CEO Zenius dalam siaran pers, dikutip Sabtu.

Jika siswa sudah menumbuhkan “kecintaan belajar”, maka niscaya mereka akan memiliki motivasi ini untuk terus memelihara rasa ingin tahu dan mempelajari hal-hal baru hingga dewasa, kata Sabda.

Kebutuhan untuk menumbuhkan semangat belajar sangat krusial di Indonesia karena menurut data Programme for International Student Assessment (PISA) dari 2000-2018. Negara ini selalu menetap pada peringkat 10 terbawah dari semua negara partisipan survei.

BACA JUGA : Hindarkan Anak dari Gawai, Berikut Ide Permainan Edukasi Anak di Kala WFH

Pada survei terakhir di tahun 2018, siswa Indonesia berada di peringkat ke-6 terendah untuk skor membaca. Peringkat ke-7 terendah untuk matematika, dan peringkat ke-9 terendah untuk sains. Ironisnya, ketiga skor di mata pelajaran fundamental ini justru mengalami penurunan dari riset sebelumnya pada tahun 2015.

Studi Global Save the Children

Walaupun riset PISA menguji siswa-siswi berusia 15 tahun, nyatanya keterampilan fundamental merupakan bekal yang penting untuk dilatih sedini mungkin. Terutama di umur sekolah dasar. Studi Global Save the Children pada bulan Juli 2020 juga mengindikasikan bahwa 8 dari 10 anak tidak dapat mengakses bahan pembelajaran yang memadai selama diberlakukannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

BACA JUGA : Bermain Sambil Belajar Bersama Polsanak Trenggalek

Dengan kondisi yang masih belum memungkinkan untuk melakukan PTM (Pertemuan Tatap Muka) penuh. Kehadiran platform belajar yang menyenangkan bagi anak seperti ZeniusLand diharapkan bisa membuka akses yang lebih luasdan membangkitkan motivasi dan semangat belajar siswa-siswi di Indonesia.

Pada tahap awal ini, ZeniusLand akan menghadirkan lebih dari 40 video pembelajaran, lebih dari 200 pertanyaan. Lebih dari 40 materi pembelajaran interaktif untuk siswa kelas 4-6 SD. Platform ini telah tersedia di Android, dan akan segera tersedia di iOS. Dapat diakses dengan basis langganan, yaitu sebesar Rp800.000 per tahun.(ros)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

PCR

Aturan Terbaru Perjalanan Udara Jawa-Bali, Wajib Tes PCR!

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Satuan Tugas COVID-19  menyampaikan pelaku perjalanan udara dari dan ke Pulau Jawa-Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menyertakan...