Wagub Emil : Kebersamaan dan Keguyuban GP Ansor Cegah Individualisme

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM- BLITAR – Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menyampaikan bahwa Gerakan Pemuda (GP) Ansor dikenal dengan kebersamaan dan keguyuban antar pengurus maupun anggotanya. Kebersamaan dan keguyuban itulah yang mampu mencegah sikap individualisme.

Baca Juga

Untuk itu dirinya berharap, agar kebersamaan dan keguyuban tersebut dapat dipupuk dan dipertahankan.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menegaskan hal itu saat membuka Konferensi Cabang XIV Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Blitar di Ponpes Mambaus Sholihin 2 Blitar, Minggu (20/12/2020).

Menurut Emil Dardak, kebersamaan dan keguyuban tersebut dikhawatirkan dapat luntur di era digital sehingga berubah menjadi individualisme, akibat kurang berinteraksi satu sama lain.

“Namun secara dunia maya mereka berinteraksi,” terangnya.

Diakui bahwa GP Ansor suka kebersamaan tanpa dipengaruhi dunia maya. Hal itu menjadi aset yang sangat langka dan harus dipertahankan.

“Kebersamaan di GP Ansor ini tidak hanya dipupuk oleh keinginan pribadi, tetapi bersama-sama menghormati para kyai atau ulama khususnya NU,” ujarnya.

Karena itu, GP Ansor menjadi salah satu pilar yang bisa memperkokoh eksistensi NU, menjaga karakter bangsa serta NKRI. Selain itu, GP Ansor juga diharapkan bisa menjadi penjaga utama agar Bangsa Indonesia tidak terombang-ambing oleh nilai global.

Emil Dardak, juga berharap kebersamaan GP Ansor juga diikuti dengan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

“Tiga M harus dijalankan dengan baik seperti menggunakan masker, menjaga jarak yang aman, serta mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Konfercab XIV GP Ansor Kabupaten Blitar diikuti 187 Ranting dan 22 Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kabupaten Blitar. Penyelenggaraannya pun menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ketat.(ima/aka)