Polda Jatim Ungkap 15 Kasus Narkoba Ponpes, Ratusan Kilo BB Dimusnahkan

  • Whatsapp
narkoba jatim
Pemusnahan barang bukti Narkoba, ratusan kilogram di Mapolda Jawa Timur, Senin (12/4/2021), hasil ungkap selama Januari - Maret 2021.(istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur memusnahkan barang bukti Narkoba berikut hasil ungkap Polres jajaran selama kurun Januari – Maret 2021, yang di dalamnya 15 titik dari lokasi Pondok Pesantren se Jawa Timur, Senin (12/4/2021) di lapangan Polda.

Jumlah barang bukti yang dimusnahnan berjumlah ratusan kilogram narkoba berbagai jenis mulai dari ganja, tembakau gorila, sabu-sabu, extacy, kokain, minuman keras dan narkotika golongan IV lainnya.

Baca Juga

Tercatat selama 3 bulan ada 1.800 kasus dengan tersangka 2.205 orang. Dengan rincian dari Ditresnakoba Polda Jatim 190 kasus, dan 223 orang tersangka. Sementara dari Polres Jajaran 1.610 kasus dan 1.982 tersangka.

BACA JUGA: Sebulan Operasi, 26 Tersangka Narkoba Digulung Polres Batu

“Dari 1800 yang kita ungkap itu ada 15 kasus di Pesantren, memang kurang dari 1 persen tetapi harapan kami ke depan benar-benar nol, tidak ada,” ujar Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta.

“Bahkan kami mendapat informasi ini dari pimpinan Ponpes yang mengharapkan agar Polri menindak siapa saja yang memasukkan narkoba ke dalam Pesantren,” tegasnya.

Barang bukti yang dimusnahkan yakni Sabu 17,5 Kg, Obat keras daftar G sebanyak 86.407 butir, Minuman keras 13.704 botol.

Dari barang bukti ini, barang bukti yang didapat dari lingkungan Pondok Pesantren sebanyak 9,42 gram tembakau gorila, 117,8 gram shabu, 90 butir pil berlogo DMP warna kuning, 10.000 butir Pil Logo Y warna putih dan 2.110 butir obat trex.

Dalam pemusnahan tersebut dihadiri oleh Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya, Kepala BNN Provinsi Jawa Timur, Kaskogartap III, Kakesbangpol Provinsi Jatim, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Jatim, Kadiv Permasyarakatan Kemenkumham, Kasi P2 Juanda, Paur Satwa Lanudal Juanda, Pengawas Farmasi dan Makanan BPOM Jawa Timur dan LSM Gerakan Peduli Narkoba, Gerakan Anti Narkoba Nasional, Gerakan Nasional Anti Narkoba, serta Gerakan Indonesia Anti Narkoba.

Hadir pula pemuka agama, diantaranya Ketua MUI Jatim, yakni Sekretaris MUI KH. Hasan Ubaidilah.

Ketua PWNU Jatim, sekaligus pengasuh pondok pesantren Sabilurrosyad Malang, KH. Marzuqi Mustamar.

Ketua PW Muhammadiyah Jatim, Dr. Saad Ibrahim. Pengasuh Ponpes Bumi Sholawat, KH. Agus Ali Mashuri. Ketua DPW Ansor Jatim, H.M. Ridwan Mahfudz. Ketua DPW LDII Jatim, Moch. Amrodji. Ketua Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Jatim, Pendeta Simon Filantropa.

Kapolda Jatim berkomitmen untuk melawan peredaran narkoba. Ia berharap agar bisa meningkatkan sinergisitas dalam melawan narkoba.

“Mudah-mudahanan dengan kegiatan ini seluruh masyarakat di Jatim bersama- sama dengan kami siap menghadapi perang narkoba. Musnahkan narkoba dari Jatim,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, selama Januari – Maret 2021, terungkap Ponpes dari Probolinggo, Malang, Jember hingga Magetan tak terlepas dari serangan sindikat Narkoba.

Semisal MZW di Magetan, di lingkungan Ponpes AF, kemudian Ponpes AHMS dan Ponpes G, di kawasan Kapasan Pajarakan, ditemukan peredaran pil jenis DMP akibatnya 40 santri di Drop Out (DO).

BACA JUGA: 780.000 Rokok Ilegal dan Narkoba Dimusnahkan Kejari Batang

Di kawasan Probolinggo Sentong, kemudian di Ponpes DN, di Krebet, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Yang mengejutkan kasus di
Jember, menyeret seorang Wakil Kepala Lembaga Pendudikan Islam AP.

Data yang berhasil direkam, total hasil ungkap Polres jajaran 1.610 kasus dan 1.982 tersangka, total 1.800 kasus dan 2.205 tersangka.

Secara rinci tangkapan dari Ditresnarkoba Polda berupa ganja, 3.479,21 gram, tembakau Gorila 142,73 gram, kokain 64 gram, extacy 6.808,05, gram, sabu 7.094,83 gram, pil daftar G 26,122 gram, ditambah ungkap Polres jajaran berupa ganja 3.595,55 gram, kokain 1.805 gram, extacy 25.028,76 gram, sabu 46.149,54 gram, pil daftar G 255.506 butir gol IV 9.256 gram.

Sehingga totalnya barang bukti yang dimusnahkan ganja 7.074,77 gram tembakau gorila 142,73 gram, kokain 1.869 gram, extacy 31.836,81 gram, sabu 53.244,37 gram, pil daftar G 281.725 butir, dan gol IV 9.256 gram.(ima/lna)