Awas! Klaster Keluarga Naik Saat Coblosan dan Perayaan Akhir Tahun

  • Whatsapp
klaster covid-19
Wisuda penyintas Covid di RS Darurat Lapangan Indrapura Surabaya. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SURABAYA – Rumah Sakit Lapangan KOGABWIHAN II kembali dibanjiri pasien baru Covid-19 menyusul naiknya klaster baru keluarga dan institusi lembaga sebanyak 400 persen.

Rumah Sakit Lapangan KOGABWIHAN II Indrapura (RSLKI), periode ini “meluluskan” 21 pasien dari total 3.272 pasien sembuh RSLKI.

Baca Juga

Tampak dari pasien sembuh melakukan sujud syukur sesaat setelah mereka menerima berkas-berkas “ijazah” dari RSLKI sebagai bukti kesembuhan di acara wisuda penyintas Covid-19 periode ke-153.

Penanggungjawab RSLKI, Laksamana Pertama dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, Sp.B., Sp.BTKV, memberikan ucapan selamat atas kesembuhan para penyintas Covid-19.

BACA JUGA: Sabtu Bersih RSLI Surabaya, Penyitas ke-2.500 Diwisuda

Dia meminta para penyintas harus tetap menjalankan protokol kesehatan, selain isolasi mandiri dan dalam kehidupan sehari-hari.

Para penyintas juga diberi motivasi agar tetap berkontribusi sebagai ujung tombak sosialisasi soal Covid-19.

Pengalaman menderita Covid akan sangat mengena jika dijadikan contoh menjelaskan ke masyarakat umum.

“Penyintas juga berperan aktif dalam kemanusiaan melalui aktivitas donor darah konvalesen bagi pasien stadium sedang dan berat,” ujarnya.

Kepada para awak media, dr. Nalendra menjabarkan kondisi di RSLKI. Kata dia ada kenaikan jumlah pasien di RSLKI, padahal di awal bulan rerata 50-60 pasien, kini melonjak 205 pasien naik hampir 400%.

Program pendampingan keluarga pasien Covid-19 (PPKPC-RSLI) per tanggal 1-22 November, total masuk 469 pasien mandiri dan 37 klaster keluarga (2-5 anggota keluarga) dan 9 klaster dari institusi, pondok pesantren, diklat, Poltek (2-38 orang).

Data ini menjadi pembenaran outlook bulan November bahwa klaster keluarga dan instansi akibat abai protokol kesehatan semasa liburan panjang.

Outlook RSLKI di bulan Desember juga patut diwaspadai klaster pilkada, kampanye dan coblosan.

“Perlu kewaspadaan tinggi pada klaster keluarga pada perayaan akhir tahun,” ujarnya lagi.

Selama masa pilkada dan liburan akhir tahun nanti, semua harus tetap mawas diri dan ekstra hati-hati menjaga diri dan keluarga masing-masing.

BACA JUGA: Klaster Keluarga Di Tulungagung Dominasi Kasus Terkonfirmasi COVID-19 Terbaru

RSLKI tetap menyiapkan diri untuk tanggap, sigap dan mampu melayani pasien sesuai kapasitas 357 bed. Total sudah 3.483 pasien masuk dan ditangani oleh RSLKI.

“Skenario terburuk pasien membludak sudah diantisipasi jumlah tenaga medis, non medis, dan relawan pendamping.Termasuk stamina, kondisi moral dan semangat para stakeholder RSLKI,” tukasnya lagi.

Terakhir dr Nalendra, meminta agar petugas medis dan tenaga medis tetap tangguh dan sigap menghadapi skenario terburuk tingginya serangan Covid gelombang II. (ima/lna)

Post Terkait

banner 468x60