Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaInternationalKendaraan Masa Depan Taksi Udara Bakal Segera Diproduksi!

Kendaraan Masa Depan Taksi Udara Bakal Segera Diproduksi!

NUSADAILY.COM – JAKARTA – “Neom – The Line” adalah nama kota Saudi futuristik yang rencanaya akan dibangun di Laut Merah. Perusahaan asal Jerman bernama Volocopter adalah produsen taksi udara yang akan digunakan untuk mobilitas di kota Neom – The Line nantinya.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: Calon PM Inggris Rishi Sunak Janji Akan Bersikap Keras ke China!

Mengutip dari deutschland.de, Perencanaa kota yang direncanakan bernama “Neom – The Line”, sedang dibangun di Laut Merah.

Di samping itu, perusahaan bernama Volocopter yang berasal dari negara bagian Baden-Württemberg, Jerman akan memproduksi taksi udara yang mampu mengangkut tidak hanya manusia tetapi juga barang.

Neom akan berfungsi sebagai Lab kehidupan nyata untuk mobilitas masa depan. Mobilitas vertikal akan memainkan peran penting. Perencanaa kota di Arab Saudi telah menghubungi perusahaan Volocopter pada beberapa waktu yang lalu. Karena mereka tertarik dengan “produk yang aman dan tenang yang bebas emisi dalam penerbangan”, seperti yang diungkapkan oleh Volocopter sendiri.

Perusahaan akan memasok sepuluh armada taksi udara VoloCity untuk mengangkut penumpang dan lima VoloDrone untuk angkutan kargo. Pesawat dilengkapi dengan 18 rotor,  pesawat tanpa awak, seluruhnya menggunakan tenaga listrik yang mampu mengangkut barang hingga berat 200 kilogram dengan jarak tempuh maksimal 40 kilometer.

Taksi udara mampu mengangkut dua orang penumpang plus barang bawaan penumpang. Taksi udara tersebut tidak hanya akan digunakan di Neom, tetapi juga akan digunakan di Olimpiade 2024 di Paris.

Dengan jangkauan kurang lebih 35 kilometer, taksi udara dapat terbang dengan kecepatan hingga 110 km/jam. Volocopter menggambarkan mereka sebagai “taksi udara non-demand yang ideal” untuk rute dalam kota.

BACA JUGA: Baby Boomer Dominasi Populasi Penduduk Jerman, Pensiunan Terus Bertambah

Membentuk Mobilitas dari Bawah ke Atas

Untuk mencapai mobilitas cerdas di Neom, Volocopter dan Arab Saudi telah membentuk usaha patungan yang akan memiliki tanggung jawab tunggal untuk mengoperasikan rute pertama di Neom.

Sistem mobilitas udara perkotaan (UAM) juga untuk menangani logistik, panggilan darurat dan pariwisata. Konstruksi sistem mobilitas akan dimulai pada musim semi 2022.

“Kemitraan dan usaha patungan dengan Neom akan membuka kemungkinan baru bagi kami. Neom adalah peluang unik yang memungkinkan kami mambantu membentuk ekosistem UAM yang benar-benar baru sejak awal, tanpa batasan yang disebabkan oleh insfrastruktur dan peraturan yang ada,” kata Christian Bauer, kepala pengembangan bisnis di Volocopter.

Pesawat pertama Volocopter pertama diharapkan akan lepas landas di Neom dalam dua atau tiga tahun kedepan. Bahkan kemungkinan akan ada landasan pendaratan khusus untuk taksi udara. Meskipun pesawat ini pada prinsipnya dapat mendarat di mana saja dengan permukaan datar.

Akan Digunakan di Seluruh Dunia

Rencana Volocopter  tidak hanya terfokus pada Arab Saudi saja. Perusahaan dari Baden-Württemberg tersebut juga aktif di Korea Selatan, di mana ada rencana untuk meluncurkan mobilitas udara perkotaan selama tiga tahun ke depan.

Bisnis Drone masih dalam tahap uji coba di Jerman, meskipun drone dapat segera digunakan untuk mengirimkan parsel atau untuk memeriksa turbin angin. Konsep seperti itu diujicobakan di pelabuhan Hamburg selama musim panas tahun 2021. Teknologi drone juga didanai oleh Kementrian Transportasi Federal dengan tujuan untuk memajukan teknologi mobilitas inovatis ini.(jrm1/lna)

BERITA KHUSUS

Dok! Seluruh Fraksi di DPRD Ponorogo Setujui Perubahan SOTK Satpol PP dan RSUD

NUSADAILY.COM - PONOROGO - Usulan Raperda Perubahan kedua atas Perda No.6 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah untuk OPD Satpol PP yang...

BERITA TERBARU