Evaluasi Putaran Pertama, Debat Pilbup Malang Kedua Waktu Jawab Lebih Panjang

  • Whatsapp
debat kedua
Anis suhartini Ketua KPU Kabupaten Malang. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – KPU Kabupaten Malang telah melakukan sejumlah evaluasi di pelaksanaan debat Pemilihan Bupati Malang 2020 putaran kedua yang digelar Jumat, 20 November 2020 lalu. Salah satunya waktu menjawab dan pemaparan program kerja bagi masing-masing paslon diperpanjang dua kali lipat.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini, ada sejumlah perbedaan di debat kedua ini dari putaran sebelumnya. Diantaranya hanya ada 1 pertanyaan dari panelis, waktu yang diberikan oleh tiap paslon untuk menjawab ditambahkan, dan tidak ada masa pendukung yang memasuki area lobby dewan DPRD. Karena gedung tersebut juga menjadi satu area kesatuan tempat debat.

Baca Juga

BACA JUGA: Sebelum Debat Paslon Ladub Ucapkan Duka Cita kepada 3 Kader PDI P yang Meninggal Dunia

“Pertanyaan hanya 1 kali dari panelis, tidak ada sesi pertanyaan kedua. Nah sisa waktu untuk pertanyaan kedua akan didistribusikan untuk masing-masing sesi tadi,” jelas Anis Suhartini.

Terkait penambahan waktu menjawab bagi paslon, KPU telah melakukan evaluasi dan komunikasi dengan masing masing LO paslon sebelumnya.

“Kami melihat masing-masing paslon puas ya. Karena berdasarkan debat putaran pertama kemarin masalahnya yakni waktu yang diberikan terlalu singkat. Namun kali ini waktu kita tambah 2 kali lipat,” lanjutnya.

Ia menambahkan, waktu pemaparan program kerja diberikan selama 3 menit. Dimana sebelumnya hanya 1,5 menit. Kemudian saat menjawab sebelumnya hanya 1 menit menjadi 2 menit.

BACA JUGA: Paslon Nomor 1 dan Paslon Nomor 3 Beda Argumen Soal Pupuk Subsidi

Khusus untuk pembatasan massa yang hadir, KPU mengacu pada aturan agar tidak terjadi kerumunan massa.

“Betul ya, sebab tidak lagi seperti pada debat pertama kemarin para pendukung yang memenuhi area lobby gedung dewan karena mau bagaimanapun juga area tersebut menjadi satu kesatuan gedung debat dan kali ini benar benar kami antisipasi,” pungkasnya. (aje/lna)