Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsRegionalIni Tanggapan Ketua DPRD Kota Malang Terkait Dugaan Pungli Pemakaman Covid-19

Ini Tanggapan Ketua DPRD Kota Malang Terkait Dugaan Pungli Pemakaman Covid-19

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MALANG – Ketua Dewan Perwakilan Raykat Daerah (DPRD) Kota Malang, I Made Riandiana Kartika angkat bicara terkait adanya dugaan pungli di balik insentif pemakaman dan pemulasaraan jenazah Covid-19 di Kota Malang.

Dalam hal ini, legislatif sebenarnya sudah melakukan rapat koordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemakaman dan dinas pengampunya, yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Menurut Made, dalam rakor tersebut, pihaknya mendapat temuan bahwa UPT pemakaman tidak bisa menyerap anggaran makan minum (mamin).

BACA JUGA: MCW Duga Ada Pungli di Balik Insentif Pemakaman Covid-19 Kota Malang

“Alasannya, mereka tidak bisa SPJ (Surat Pertanggungjawaban), karena LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) nya sulit,” kata dia.

Menurut Made, tim relawan yang belum mendapatkan honor, juga terhalang oleh LPJ.

“Anggaran ada, BTT (Belanja Tak Terduga) kita masih ada. Jangan sampai di bawah ini teriak-teriak. Antara BPBD, DLH dan BPKAD kurang ada sinkronisasi. Mending duduk bersama, selesaikan dengan baik, karena di bawah menunggu,” tegas dia.

BACA JUGA: Wali Kota Malang Bakal Pecat ASN Jika Memang Benar Selewengkan Insentif Pemakaman Covid-19

Menurut Made, anggaran mamin tak bisa cair lantaran kesulitan membuag LPJ. Termasuk, terkait honor insentif yang tak kunjung cair.

“Mereka kesulitan mencari keluarga yang meninggal dunia saat ada yang meinggal dini hari. Karena kan memakamkan sendiri. Sehingga, KTP keluarga kurang,” kata dia.

BACA JUGA: Soal Viral Honor Pemakaman Covid-19, PKB: Itu Produk Bupati Sebelumnya, Bupati Hendy Cuma Meneruskan

Sementara, terkait adanya dugaan isu pungli yang dilontarkan oleh Malang Corruption Watch (MCW), Made juga membantah. Sebab, memang sampai saat ini, dananya belum cair.

“Kami sudah ingatkan terus, sebagai fungsi pengawasan. Kami juga sudah dapatkan jawaban dari Pak Wali (Wali Kota Malang). Kami ingatkan untuk segera panggil MCW dan beri semua datanya,” papar dia.

Menurut Made, tim pemakaman dan DLH sudah bekerja luar biasa dan dinilai berhasil.

“Jangan sampai ada berita seperti ini kan sayang sekali. Pemkot bisa tunjukkan semua,” tandas dia.(nda/lna)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Meski Usia Baru Seumur Jagung, Kota Batu Bertabur Prestasi

NUSADAILY.COM - KOTA BATU - Kota Batu masih berusia relatif muda dibandingkan daerah-daerah lainnya di Jawa Timur. Tepat di hari ini, Minggu (17/10), kota...