Aktivis Antimasker Terjangkit Covid-19, Satgas Banyuwangi Tracing Narapidana

  • Whatsapp
covid banyuwangi
Kepala Dinkes sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19 Banyuwangi dr Widji Lestariono. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – Aktivis Antimasker sekaligus terdakwa video hoax, Muhammad Yunus Wahyudi positif terjangkit Covid-19. Satgas Covid-19 langsung bergerak cepat dengan melakukan tracing terhadap tahanan dan narapidana di Lapas Kelas IIA Banyuwangi.

Juru bicara Satgas Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono mengatakan tracing sudah dilakukan di seluruh kamar tahanan. Selain itu, tracing juga dilakukan terhadap petugas yang melakukan penjagaan serta pihak- pihak yang melakukan kontak erat. 

Baca Juga

BACA JUGA: Aktivis Antimasker dan Terdakwa Video Hoax di Banyuwangi Positif Covid-19

”Berhubung Yunus termasuk tahanan di Lapas kelas IIA Banyuwangi, maka semua yang satu kamar dengannya diperiksa. Termasuk para petugas Lapas, meski mereka sudah dilakukan vaksinasi,” kata dr Rio, sapaan akrabnya, Senin 5 April 2021. 

Menurut dr. Rio, tracing ini dilakukan untuk mendeteksi siapa saja yang pernah berkontak langsung dengan terdakwa. Jika tidak ditangani secara cepat, dikhawatirkan ada klaster baru penyebaran Covid-19. 

”Kita periksa semua yang kontak dengan Yunus, termasuk keluarga maupun pengacaranya. Jika memang ditemukan yang kontak erat dengan yang bersangkutan akhirnya mengalami gejala, maka akan dilakukan swab,” ujar dr. Rio.

Satgas Covid-19 mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kondisi kesehatan. Karena, pandemi Covid-19 masih belum selesai.

BACA JUGA: Langgar UU ITE, Aktivis Antimasker Banyuwangi Ditetapkan Sebagai Tersangka

”Kondisi pandemi ini belum berakhir, apalagi vaksinasi yang masih baru berjalan belum semua terjangkau. Kita juga berharap vaksinasi bisa diberikan kepada masyarakat, untuk mencegah penyebaran,” kata dr. Rio yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi.

Dari informasi yang diterima, aktivis antimasker tersebut sedang dirawat secara intensif di RSUD Blambangan Banyuwangi. Kondisinya memburuk dan mengalami sesak nafas sehingga harus dipasang ventilator. (ozi/lna)