BPK: Puluan Juta Rupiah Penerimaan Perizinan dan Perpajakan Reklame di Magetan Hilang

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Tampaknya Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Magetan belum dapat memaksimalkan pundi pundi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perizinan dan pajak reklame. Temuan dan laporan Badan Keuangan Provinsi (BPK) Jawa Timur, puluhan juta tak terpungut alias loss. Rabu (14/04/2021).

Lepasnya pendapatan dari sektor di atas dan menjadi laporan BPK tersebut dibenarkan oleh Bupati Magetan Suprawoto. Bupati beralasan saat itu DPMPTSP belum miliki aplikasi yang memadai, saat itu masih manual.

”Sekarang ini DPMPTSP sudah miliki aplikasi, bisa dilihat melalui aplikaisi mana mana yang belum miliki ijin dan belum bayar pajak. Satpol PP tinggal memantau kalo tidak sesuai dan ngak bener turunkan saja, ” kata Bupati Suprawoto kepada nusadaily.com.

Paska ini, lajutnya, Satpol PP tinggal memantau melalui aplikasi bila dalam aplikasi tidak ada dan di lapangan ternyata ada berarti tidak benar. Cabut saja, karena tidak penuhi ketentuan perijinan dan perpajakan daerah.

” Kedepan saya minta Satpol PP untuk muter dan patroli secara rutin, dengan berpegangan pada aplikasi teknologi tersebut, meski potonsi penerimaan kecil wajib dimaksimalkan, ” pintanya.

Kesulitan keuangan daerah akibat dampak pandemi saat ini, peluang dan potensi penerimaan keuangan sekecil apapun, Bupati Suprawoto minta DPMPTSP untuk memaksimalkannya. (nto/aka).