Harga Gula Pasir di Ngawi Tembus Rp18 Ribu, Operasi Pasar Murah Pemprov Jatim Diserbu Warga

Harga Gula Pasir di Ngawi Tembus Rp18 Ribu, Operasi Pasar Murah Pemprov Jatim Diserbu Warga
Ops pasar murah Pemprov Jatim di Desa Pangkur Kecamatan Padas Ngawi diserbu warga.

NUSADAILY.COM - NGAWI - Mahalnya harga kebutuhan pokok sekarang ini membuat ratusan warga di Desa Pangkur, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi Jawa Timur memilih meninggalkan pasar. Mereka memilih antri dan berdesakan demi selisih harga dalam operasi pasar murah yang digelar oleh pemerintah provinsi Jawa Timur. Selasa, (05/12/2023).

Antrian yang didominasi oleh ibu rumah tangga di lapangan desa Pangkur langsung mengular begitu pasar murah dibuka. Dengan membawa kupon, warga rela antri berjam-jam demi mendapatkan paket kebutuhan pokok dengan selisih mulai dari Rp1000 hingga Rp4 ribu dari harga pasar.

Seperti gula pasir misalnya, pada pasar tradisional harganya mencapai Rp18 ribu, sedang pada oprasi pasar ini dijual Rp14 ribu per kilogram. 

Berikutnya telur ayam dijual Rp24 ribu per kilogram, lebih murah Rp4000 dari harga pasar sebesar Rp28 ribu per kilogramnya. Minyak goreng dijual Rp13 ribu per liter, sedang di pasar dijual denga harga pasar Rp17,5 ribu per liter.

Meski operasi pasar menyediakan keringanan harga, cabai rawit tidak termasuk dalam daftar barang yang dijual. Harga cabai di pasar Ngawi Rp100 ribu per kilogramnya.

Meski tak lengkap, warga tetap mengapresiasi upaya pemerintah, mengingat kondisi di pasar tradisional semua barang barang kebutuhan pokok sudah tidak terkendali. 

Operasi pasar murah di Desa Pangkur oleh Pemprov Jatim sampai besok, Rabu (06/12/2023) menjual 5 ton beras, 1200 liter minyak goreng, 400 Kg telur 400 dan gula 200 kilogram. (*/nto).