Jumat, September 24, 2021
BerandaLifestyleEntertainmentMengenang Setahun Kepergian Maestro Campursari Didi Kempot

Mengenang Setahun Kepergian Maestro Campursari Didi Kempot

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Setahun sudah sang maestro campursari legendaris Didi Kempot meninggal dunia. Setahun pula menyisakan ambyar yang mendalam bagi banyak orang. terlebih lagi bagi para penggemar, terutama keluarga dan penggemarnya.

Kepergian The Godfather of Broken Heart itu pun masih dikenang. Sang istri, Yan Vellia, melalui unggahannya di Instagram membagikan beberapa kenangan dan rasa rindunya akan sang suami.

“05 Mei 2020 – 05 mei 2021 kata ‘jangan’ tidak bisa mencegah takdirmu ya Allah. Setahun kepergian mu .. Dengan namamu, masih banyak yang sayang kami, masih banyak yang mendukung men-support kami .. Dengan namamu pula banyak yang mengaku pendukungmu, tapi tidak mengenal kami. Tapi kami yakin papa melihat kami di surga .. Bahagialah di surga keabadianmu, pahlawan kami .. Doa kami selalu untukmu .. Kami merindumu selalu,” tulis Yan Velilla pada Rabu.

Baca Juga: Didi Kempot dan Sosok The Godfather of Broken Heart

Para sad boys dan sad girls, julukan para pencinta karya-karya Didi, pun membanjiri unggahan tersebut. Banyak yang mengungkapkan rasa rindu dan mengirimkan doa untuk sang idola.

“YaAllah pakde? 05-05-2020 sejak saat itu sudah tidak ada lagi konser² ambyar, cidro, tembang² jawa lawas. Yang ada hanyalah karya-karyamu yg abadi dihati???? AlFatihah Pakde?,” tulis salah satu penggemar, @retnopangast.

Baca Juga: Rilis Lagu ‘Kapusan Janji’, Yuni Shara Doakan Almarhum Didi Kempot

Banyak cara untuk mengenang sang legenda. Sebelumnya di malam Grand Final Indonesian Idol pada akhir April lalu, Krisdayanti, Judika, dan Melisa membawakan kembali lagu ikonis Didi Kempot berjudul “Banyu Langit” dengan sentuhan yang modern. Penampilan itu memang sebagai bentuk rindu para musisi tersebut.

Baca Juga: Kolaborasi Jarak Jauh Anak Didi Kempot dan Betrand Peto Nyanyikan Lagu “Bapak”

Tribute to Didi Kempot, Panggung Kahanan

Di hari ini pun, banyak media massa yang akan memutarkan sederet lagu legendaris Didi Kempot. Seperti yang dibagikan oleh Yan Velilla, pendengar radio dapat mendengarkan tribut spesial setahun wafatnya sang maestro di “Goyang Pagi” TA Radio dari jam 07.30-10.00 WIB.

Ada pula nanti konser mengenang setahun kepergian Didi Kempot yang dihelat secara virtual, ditayangkan di channel YouTube Kompas TV pukul 20.00-22.00 WIB.

Baca Juga: Ebes Inep Suparto dan M. Dwi Cahyono Mengenang Sang Maestro DIDI KEMPOT

Anda juga bisa mengenang sosok pelantun “Sewu Kutho” itu melalui tayangan “Sobat Ambyar” yang hadir di Netflix. Pun dengan memutar playlist spesial Didi Kempot di berbagai layanan musik digital.

Mengutip dari Spotify, ada pun lima lagu teratas Didi Kempot yang paling sering diputar hingga saat ini. “Cidro” meraih lebih dari 11 juta pemutaran, disusul oleh “Layang Kangen” dan “Sewu Kutho” dengan masing-masing lebih dari 7 dan 6 juta pemutaran. Lalu ada juga “Pamer Bojo” dan “Tatu” yang meraih lebih dari 3 juta pemutaran.

Baca Juga: Film Sobat Ambyar, Persembahan Didi Kempot Untuk Penggemarnya

Meninggal Setahun Lalu

Sementara itu, Maestro Campursari Dionisius Prasetyo alias Didi Kempot meninggal dunia pada Selasa (5/5) pagi. Dikabarkan Didi kempot meninggal dunia pada pukul 07.45 WIB.

Kabar meninggalnya pelantun “Pamer Bojo” itu diketahui pertama kali dari pesan yang beredar.

Didi Kempot meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah. Semasa hidupnya, Didi Kempot dikenal dengan lagu-lagu bertemakan patah hati. (ark)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Berantas Rokok Ilegal, Pemkab Sidoarjo Gandeng Bea Cukai Sosialisasikan Manfaat DBHCT

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT) sebagai salah satu pendapatan negara yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, misalnya dalam bidang...