Hardiknas 2023, Begini Pesan Bupati Fauzi untuk Para Guru di Sumenep

Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 digelar di lapangan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Selasa, 02 Mei 2023.

May 3, 2023 - 13:26
Hardiknas 2023, Begini Pesan Bupati Fauzi untuk Para Guru di Sumenep
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Wakil Bupati Nyai Dewi Khalifah dan Forkopimda pada saat upacara peringatan Hardiknas 2023 di lapangan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

NUSADAILY.COM - SUMENEP - Upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 digelar di lapangan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Selasa, 02 Mei 2023.

 

Pada kesempatan itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi meminta para guru untuk lebih inovatif dan kreatif dalam mengajar para siswa-siswanya.

 

Menurut Fauzi, inovasi dalam pendidikan dan pengajaran itu harus dilakukan agar tidak membosankan. "Media pembelajaran tidak boleh kalah dengan terobosan media sosial. Tantangan bagi pendidik tentu semakin kompleks semakin berkembangnya media pembelajaran," ucapnya.

 

Fauzi menegaskan, bahwa guru harus menemukan inovasi, sesuai dengan kaidah yang telah ada agar siswa tidak bosan dalam belajar.

 

Penemuan dalam inovasi tersebut, lanjut suami Nia Kunia ini, para guru akan lebih mudah menyampaikan metode pembelajaran dan pengajaran untuk meningkatkan semangat belajar bagi para anak didiknya.

 

"Guru mengemban tanggung jawab besar dalam mencetak generasi masa depan yang benar-benar dibutuhkan oleh bangsa dan negara," tegasnya.

 

“Tanggung jawab seorang guru dalam mencetak generasi masa depan, tentunya sangat besar dan kami ingin itu dilaksankan dengan sebaik mungkin,” imbuhnya.

 

Mendidik Karakter Siswa

Politisi muda PDI Perjuangan ini juga menekankan para tenaga pendidik tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan semata dalam proses pembelajaran, namun juga mendidik karakter peserta didik.

 

“Para guru memiliki peran penting untuk mendidik kepribadian, perilaku dan nilai-nilai norma kepada siswa, karena di sekolah tidak hanya mengajar ilmu pengetahuan saja, namun juga mendidik agar siswa-siswinya menjadi anak yang berilmu dan berakhlak,” terangnya, menengaskan.

 

Dunia pendidikan, kata dia, senantiasa mengikuti perubahan dunia yang berdampak kepada karakter siswa, sehingga para guru harus mampu mencetak pembentukan karakter siswa, yang memiliki jiwa nasionalis, religius, gotong royong, integritas dan mandiri.

 

“Guru mempunyai peran teramat besar membentuk karakter dalam dunia pendidikan, jadi perannya sama dengan orang tua untuk mendidik siswa-siswanya, sebagai generasi emas yang beradab dan berakhlakul karimah,” katanya.

 

Oleh sebab itu, guru tugasnya bukan hanya sebatas mengajar melainkan juga memotivasi, menggerakkan dan menjadi teladan bagi anak didiknya, sebagai kekuatan membangun mutu dunia pendidikan berkualitas.

 

“Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai inovasi pendidikan, akses pendidikan, pemenuhan sarana dan prasarananya,” terangnya.

 

Untuk itu, dirinya berpesan kepada para guru dan siswa harus bisa memfilter dan menangkal pemikiran konten tidak jelas sumbernya, karena seiring kemajuan teknologi tentu memberikan kemudahan kepada masyarakat mengakses berbagai ilmu dan informasi.

 

“Di era digital, siswa sangat mudah mengakses berbagai ilmu dan informasi, yang terkadang bisa merusak karakternya,” tambah dia.

 

Mendukung Penuh Kurikulum Merdeka

Selain itu, Bupati Fauzi mendukung penuh adanya kurikulum merdeka. Sehingga, kata dia, pembelajaran tidak hanya berfokus pada kegiatan formal, namun juga pengembangan karakter dari seluruh siswa.

 

“Karakter akan sangat mempengaruhi masa depan seseorang untuk menjadi generasi yang berilmu dan berakhlak,” jelasnya.

 

Pihaknya menegaskan bahwa Pemkab Sumenep tidak akan tutup mata atas perjuangan para guru di wilayahnya. Untuk itu, ia berkomitmen untuk berusaha semaksimal mungkin dalam mensejahterakan para tenaga pendidikan. (nam)