Kualitas Peningkatan Jalibar Kepanjen Disoal DPRD Kabupaten Malang

Aug 4, 2023 - 02:22
Kualitas Peningkatan Jalibar Kepanjen Disoal DPRD Kabupaten Malang
Kondisi Jalan Dr. Ir. Soekarno Jalibar Kepanjen yang dipersoalkan anggota DPRD Kabupaten Malang karena kualitasnya kurang bagus.

NUSADAILY.COM – MALANG - Kualitas Jalan Dr. Ir. Soekarno Jalibar Kepanjen yang baru saja diperbaiki, diragukan anggota DPRD Kabupaten Malang. Pasalnya lapisan aspal jalan sepanjang 5,2 kilometer tersebut kurang bagus.

 

Pengerjaan peningkatan Jalan Dr. Ir. Soekarno Jalibar Kepanjen, dilakukan pada pertengahan bulan Juli 2023 lalu. Dikerjakan oleh PT. Sriwijaya 87 yang beralamat di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

 

Zia'ul Haq, anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Malang mengatakan, mutu serta kualitas kurang begitu bagus. Permukaan aspal hotmid yang dikerjakan banyak mengalami rongga. Sehingga terkesan campuran aspal hotmid yang digunakan kurang bagus.

 

"Banyak rongga pada permukaannya. Sehingga mempermudah kerusakan dan berumur aspal tidak lama," ungkap Zia' ul Haq.

 

Jika banyak rongga pada permukaan aspalnya, mempermudah masuknya air. Sehingga saat dilalui kendaraan besar akan mudah terkelupas.

 

"Dari pantauan, hampir hampir sepanjang jalan permukaanya berongga," katanya.

 

Seharusnya pada permukaan harus terlihat rapi. Sehingga memperlama umur hotmid itu sendiri. Disamping itu mutunya terlihat jelas, secara kasat mata bisa dinilai tanpa melakukan pengecekan ketebalannya juga.

 

Dikonfirmasi terpisah, Plt. Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Suwiknyo saat dikonfirmasi terkait kualitas aspal Jalan Ir. Dr. Soekarno Jalibar Kepanjen, membantah menggunakan aspal kualitas jelek. Diakui bahwa bahan aspal yang digunakan sudah cukup bagus. 

 

 

"Kalau kondisinya baru memang seperti itu. Agregat yang kasar biasanya di pinggir. Biasanya dua minggu setelahnya baru ada perubahan visual," ujar Suwiknyo. 

 

Ia menambahkan, karakteristik aspal kalau baru memang seperti itu. Tetapi lama kelamaan agregat aspal yang nampak di luar itu tidak akan terlihat. 

 

"Pembangunan aspal itu normal. Kalau mbrodol baru bermasalah. Aspal jenis AC-WC memang material kasar. Tetapi kalau sering dilewati dan kepanasan nanti akan tertutup," jelas dia. 

 

Saat dilakukan pengecekan pada LPSE Kabupaten Malang, tidak ditemukan adanya lelang terbuka pengadaan barang jasa atas Jalan Dr. Ir. Soekarno Kepanjen. Terkesan pemenang atas proyek tersebut dilakukan tertutup dan langsung diberikan pada rekanan.

 

"Memang tidak dilakukan lelang secara umum, namun dilakukan dengan teknis e- katalog," tuturnya.

 

Ia menjelaskan, kenapa dilakukan melalui e- katalog dengan alasan untuk memberdayakan UMKM lokal. Jika dilakukan lelang secara umum dan terbuka, pekerjaan bisa dilakukan orang luar daerah. Sehingga pemberdayaan ekonomi lokal tidak tercapai.(ap/wan)