Ganjar Kampanye di Merauke, Janjikan Program Satu Desa Satu Puskesmas

Dia mengatakan, "Fasilitas kesehatan dengan satu paket, syukur-syukur satu dokter, maka itu akan mampu menyelesaikan persoalan transportasi dan konektivitas yang bisa membikin kemudahan bagi warga berobat."

Ganjar Kampanye di Merauke, Janjikan Program Satu Desa Satu Puskesmas

NUSADAILY.COM – MERAUKE - Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo mengungkapkan kembali rencana program kerja "satu desa satu puskesmas", saat mengawali kampanyenya di Balai Kampung Waninggap Nango, Merauke, Papua Selatan.

"Fasilitas kesehatan menjadi begitu penting, satu desa setidaknya ada satu Puskesmas Pembantu," kata Ganjar, seperti dikutip dari ANTARA.

Dia mengatakan, "Fasilitas kesehatan dengan satu paket, syukur-syukur satu dokter, maka itu akan mampu menyelesaikan persoalan transportasi dan konektivitas yang bisa membikin kemudahan bagi warga berobat."

Hal ini disampaikan Ganjar usai berdialog dengan masyarakat di RT 03 Kampung Kondo, Kabupaten Merauke, yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini.

Salah satu tokoh pemuda setempat, Pendeta Leonard Batfeny, menyebut ibu-ibu hamil di sana mengalami kesulitan saat akan melahirkan. Penyebabnya karena tidak ada fasilitas kesehatan, minimal berupa puskesmas pembantu.

"Yang dibutuhkan adalah rumah kesehatan. Kami tidak akan berjanji dan tidak akan menjanjikan, tapi percayalah kami akan mengomunikasikan agar nantinya ada tangan-tangan baik dengan nilai gotong royong yang mudah-mudahan bisa membantu membukakan puskesmas pembantu di Dusun Korkari," ungkap Ganjar.

Ganjar juga mencatat cerita dari Pendeta Leonard sebagai catatan penting bagi pemerintahan yang akan datang, untuk bertindak cepat mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.

"Pendeta Leonard membantu proses persalinan dengan bekal ilmu yang hanya dipelajarinya lewat Youtube, tentu ini suatu catatan bagi kita bahwa pemerintah harus hadir untuk mengatasi persoalan masyarakat," ujar Ganjar.

Di kesempatan itu, Ganjar juga menyerahkan dua buah alat kesehatan ke Ketua Adat berupa kotak P3K dan alat pengukur tekanan darah.(Ant/han)