Diancam Canelo Alvarez, Kapten Meksiko Bela Messi

Lionel Messi diancam petinju Meksiko Canelo Alvarez karena dianggap tak menghormati negaranya. Tapi kapten timnas Meksiko Andres Guardado membela Messi.

Diancam Canelo Alvarez, Kapten Meksiko Bela Messi
Lionel Messi (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Lionel Messi diancam petinju Meksiko Canelo Alvarez karena dianggap tak menghormati negaranya. Tapi kapten timnas Meksiko Andres Guardado membela Messi.

Ancaman Canelo Alvarez itu muncul setelah video perayaan kemenangan Argentina atas Meksiko beredar luas di media sosial. Video yang asalnya dari bek Argentina Nicolas Otamendi itu merekam momen saat Messi menggeser atau menginjak seragam Meksiko, yang digeletakkan di lantai.

BACA JUGA: Menanti Tendangan Maut si ‘Talenta Dewa’ Leonel Messi di Laga Polandia Vs Argentina


Sebagian beranggapan bahwa Messi tak sengaja menyentuh jersey itu dengan kakinya karena sedang berupaya melepas sepatu. Tapi ada juga yang menyorot tajam, termasuk Alvarez.

Canelo Alvarez, petinju Meksiko yang pernah menjuarai empat kelas berbeda termasuk unifikasi gelar kelas-kelas itu, lantas mengancam Messi. Ia menganggap mega bintang Argentina itu sudah melecehkan bendera Meksiko, yang direpresentasikan oleh seragam timnas.

"Sudah lihat Messi bersihkan lantai dengan jersey dan bendera kita? Ia harus berdoa kepada Tuhan tidak berjumpa langsung denganku," tulis Canelo dalam cuitannya.

Ribut-ribut ini sampai juga ke telinga kapten timnas Meksiko Andres Guardado. Pemain 36 tahun itu yakin Alvarez salah paham karena tak paham keadaan ruang ganti pemain setelah pertandingan, lalu menyayangkan keributan semacam ini sampai terjadi.

"Saya sudah mendapatkan keberuntungan dan keistimewaan bisa menghadapinya (Messi) bertahun-tahun di Spanyol, merasakan momen-momen seperti yang dialami putra saya, dan saya tahu seperti apa Leo. Sayangnya, mungkin Canelo tak memahami seperti apa di ruang ganti dan itu sebabnya saya mengerti reaksinya yang tersinggung melihat seragam Meksiko di lantai dan semua hal yang viral," ungkap Guardado kepada TyC Sports dikutip Metro.

"Tapi buat saya, rasanya konyol saja ini semua dibahas, karena enggak penting. Bagi saya, saya ulangi, Leo pernah punya banyak peristiwa detail bukan cuma dengan saya, tapi juga dengan banyak kolega yang tahu seperti apa dia melebihi apa yang dibicarakan tentangnya, banyak hal diangkat murni untuk memicu kontroversi atau menjual isu," imbuhnya.

BACA JUGA: Selain Kakbah, Ternyata Rumah Lionel Messi ‘Haram’ Dilewati Pesawat


Guardado menjelaskan bahwa di ruang ganti, sebuah hal yang normal jika pemain meletakkan seragam, baik milik sendiri atau milik lawan, di lantai agar dicucikan staf tim. Pemain 36 tahun itu juga melakukan hal yang sama dengan seragam Messi.

"Bahkan sebenarnya itu seragam saya, saya bertukar dengan Leo dan saya juga melempar seragamnya ke lantai agar mereka bisa mencucikannya buat saya. Di ruang ganti memang seperti itu karena kami pesepakbola, kami tahu seperti apa cara kerja ruang ganti dan kami tak melebih-lebihkan hal-hal di sana," sambung pemain yang malang melintang di LaLiga bersama Deportivo La Coruna, Valencia, dan Real Betis ini.(eky)