Pemerintah Prancis Serukan Kelompok Berisiko Tinggi untuk Dapatkan Booster COVID-19

Olivier Veran (Juru bicara pemerintah Prancis) meminta kelompok berisiko tinggi untuk mendapatkan suntikan penguat lain melawan COVID-19 menjelang musim liburan

Pemerintah Prancis Serukan Kelompok Berisiko Tinggi untuk Dapatkan Booster COVID-19
ilustrasi pengukuran suhu sumber istockphoto

NUSADAILY.COM - PARIS - Olivier Veran (Juru bicara pemerintah Prancis) meminta kelompok berisiko tinggi untuk mendapatkan suntikan penguat lain melawan COVID-19 menjelang musim liburan, disampaikan pada Kamis (01/12).

Melansir Xinhua, “Hanya 20 persen kelompok berisiko tinggi di Prancis yang menerima suntikan penguat kedua di tengah gelombang baru COVID-19 dan epidemi flu musiman” kata Veran kepada radio RMC-BFMTV.

BACA JUGA : Kasus Demam Berdarah di Sudan Capai 4.000 Kasus

"Jika anda berusia 60 tahun ke atas, jika anda merupakan pembawa penyakit atau jika anda setiap hari berhubungan dengan orang yang rapuh atau lanjut usia, dapatkan vaksinasi COVID jika anda tidak mengikuti perkembangan terbaru dengan suntikan penguat anda," kata Veran.

"Ini akan membatasi risiko komplikasi dan rawat inap," tambahnya.

BACA JUGA : Myanmar Perpanjang Tindakan Pencegahan COVID-19 hingga...

Saat ini ada subvarian yang menyebar cepat di Prancis, dia menggarisbawahi. "Kami mengalami peningkatan lebih dari 20 persen di unit perawatan intensif terkait dengan COVID-19, yang melemahkan sistem kesehatan kami," katanya.

“BA.5, subvarian dari subvarian Omicron asli COVID-19 yang telah lazim di Prancis, telah diganti dengan subvarian BQ.1.1” Menurut ahli imunologi Prancis Brigitte Autran.

Badan kesehatan masyarakat Prancis mengumumkan pada hari Kamis (01/12) bahwa hampir 70.000 kasus baru dilaporkan dalam 24 jam terakhir.(mdr1/lal)