Selasa, Desember 7, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaLifestyleTravelTak Perlu ke Brazil, Patung Yesus Tertinggi di Dunia Ada di Tana...

Tak Perlu ke Brazil, Patung Yesus Tertinggi di Dunia Ada di Tana Toraja

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – TANA TORAJA – Tak perlu jauh-jauh ke Rio de Janeiro, Brazil untuk melihat Patung Yesus. Indonesia juga memiliki wisata religi megah seperti di Brazil yang tepatnya berada di Buntu Burake, Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: BMKG Ambon Pantau Gerhana Bulan di Area Patung Martha Christina Tiahahu

Patung Yesus yang berada di ketinggian 40 meter menghadap Kota Makale ini adalah yang tertinggi di dunia, dibanding patung serupa lainnya. Dari lokasi ini, wisatawan dapat melihat pemandangan Kota Makale dengan deretan perbukitan yang indah nan megah.

BACA JUGA: 5 Patung Tertinggi di Dunia, Indonesia Urutan ke-3

Patung Yesus tertinggi di dunia itu sempat dikunjungi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, akhir pekan lalu.

BACA JUGA: Ganjar: Patung Soekarno di Stasiun Tawang simbol Semangat Anak Muda

“Ini adalah salah satu ikon di Tana Toraja yang merupakan patung tertinggi di dunia, dibandingkan dengan patung serupa yang ada di Rio de Janeiro. Baik dari segi tinggi ukuran patung, maupun keberadaannya dari atas permukaan laut. Ini yang perlu kita sambut karena ini sudah membawa Toraja mendunia,” kata Sandiaga dilansir dari Detikcom.

Menparekraf mengatakan keberadaan patung ini tidak hanya sebagai objek wisata religi, tapi juga simbol kebhinekaan budaya dan agama di tanah air.

“Sekarang tugas saya adalah membawa dunia ke Toraja karena jika kita sudah labeli ini sebagai yang tertinggi di dunia, berarti ini adalah destinasi yang sangat layak dikunjungi wisatawan mancanegara,” kata Sandiaga.

Salah satu langkah yang akan dilakukan, tahun depan Kemenparekraf bersama stakeholder pariwisata di Sulawesi Selatan. Dan Tana Toraja pada khususnya akan menggelar konferensi internasional. Pada tahun 1974, Pacific Asia Travel Assosiation (PATA) menggelar konferensinya di Toraja. Sejak saat itu banyak wisatawan mancanegara yang datang, bahkan menjadikan Toraja sebagai destinasi kedua yang paling diminati wisatawan setelah Bali.

“Kita harapkan nantinya juga terjadi letupan dan loncatan dengan bingkai pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan di Tana Toraja. Mudah-mudahan dapat membangkitkan ekonomi dengan terbukanya lapangan kerja,” kata Sandiaga.(eky)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily