Kapal Cepat Terbalik, 51 Penumpang Tercebur ke Laut

Peristiwa naas menimpa penumpang kapal cepat Evelyn Calisca 01. Karena kapal tersebut terbalik di perairan Kateman dan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Kamis, 27 April 2023. Sebanyak 51 penumpang dikabarkan tercebur ke laut.

Kapal Cepat Terbalik, 51 Penumpang Tercebur ke Laut

NUSADAILY.COM – RIAU Peristiwa naas menimpa penumpang kapal cepat Evelyn Calisca 01. Karena kapal tersebut terbalik di perairan Kateman dan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, Kamis, 27 April 2023. Sebanyak 51 penumpang dikabarkan tercebur ke laut.

 

Dilansir dari medcom.id, Kapal Evelyn berangkat dari Pelabuhan Tembilahan Kamis siang. Namun, saat berlayar di sekitar Pulau Burung, kapal terbalik di tengah laut. Puluhan penumpang dilaporkan berhamburan ke air.

 

Sejumlah penumpang yang pulang mudik ini berhasil dievakuasi ke pelabuhan terdekat. Namun, penumpang lainnya masih dalam pencarian.

 

Kabar kecelakaan kapal ini membuat keluarga para penumpang panik. Sejumlah keluarga korban melapor ke posko informasi Polresta Tanjungpinang di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

 

Seorang warga Tanjungpinang, Sunaryo, mengatakan tunangannya Zalia Nava termasuk salah satu penumpang kapal cepat Evelyn Calisca 01 yang terbalik.

 

"Dapat informasi kapal cepat terbalik dari mertua di Guntung, Riau. Saya panik, langsung ke posko informasi Polresta Tanjungpinang. Ternyata tunangan saya sudah ditemukan dan meninggal," kata Sunaryo ditemui di posko informasi, Kamis, 27 April 2023.

 

Sunaryo bercerita tunangannya dalam perjalanan dari Guntung menuju ke Tanjungpinang untuk merayakan Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah di pusat Ibu Kota Provinsi Kepri itu.

 

Korban ialah seorang pekerja di salah satu perusahaan swasta di Pulau Burung, Riau. Setelah beberapa hari berlebaran di Tanjungpinang, korban hendak kembali lagi bekerja di pulau tersebut.

 

"Kami juga merencanakan menikah dalam waktu dekat," ujarnya.

 

Selepas dari posko, Sunaryo langsung bergegas menyeberang ke Kota Batam melalui Pelabuhan SBP Tanjungpinang, lalu melanjutkan perjalanan ke Guntung untuk melayat jenazah tunangannya.

 

"Hari ini langsung menyeberang ke Batam, lanjut ke Guntung," ucapnya.

 

Warga lainnya, Zain Efendi, mengatakan adik kandungnya bersama istri dan ketiga anak juga menjadi korban kapal cepat terbalik tersebut. Adiknya dan keluarganya baru saja beribur Lebaran di Tembilahan dan hendak kembali ke Dabo Singkep, Kabupaten Lingga melalui Pelabuhan SBP Tanjungpinang.

 

"Informasi sementara, adik saya selamat. Tapi istri dan ketiga anaknya masih belum diketahui nasibnya," ucap Zain.

 

Kapal cepat Evelyn Calisca 01 mengangkut puluhan penumpang dewasa beserta sejumlah anak-anak. Sampai saat ini belum diketahui penyebab kapal itu terbalik, begitu pula dengan jumlah pasti korban yang selamat maupun meninggal, karena proses evakuasi masih berlangsung oleh tim gabungan.

 

"Total korban yang dilaporkan ada belasan orang. Kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Riau mengenai nasib para korban kapal cepat terbalik ini," ucap Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KKP) Polresta Tanjungpinang, Polda Kepri, AKP Zubaidah.

 

Posko informasi akan dibuka 1x24 jam guna memudahkan masyarakat khususnya keluarga korban untuk mengetahui perkembangan data korban kapal cepat terbalik tersebut.(*)