Hamas Sebut Pasukan Israel Mundur dari Wilayah Utara Gaza

Brigade Qassam Hamas mengatakan bahwa pasukan Israel telah mundur dari wilayah utara Gaza. Brigade Qassam menyebut operasi Israel berakhir dengan kegagalan.

Hamas Sebut Pasukan Israel Mundur dari Wilayah Utara Gaza

NUSADAILY.COM – GAZA - Brigade Qassam Hamas mengatakan bahwa pasukan Israel telah mundur dari wilayah utara Gaza. Brigade Qassam menyebut operasi Israel berakhir dengan kegagalan.

 “Operasi Israel di sana alami ‘kegagalan’. Dikatakan bahwa sebanyak 70 persen kontingen militer Israel di utara kini telah hilang,” pernyataan pihak Brigade Qassam, seperti dikutip Al Jazeera melalui medcom.id, Senin 4 Desember 2023.

 Sementara pasukan Israel terus mendorong semua orang dari utara ke selatan. Mereka menyebarkan selebaran yang mengatakan bahwa target mereka berikutnya adalah Khan Younis. Operasi itu akan mulai menjadi area operasi utama. Hal ini telah menyebabkan kekacauan selama 24 hingga 48 jam terakhir.

Osama Hamdan, seorang pejabat Hamas yang berbasis di Lebanon, menuduh Israel melakukan strategi yang disengaja untuk memikat warga sipil Gaza ke selatan untuk menjebak dan membunuh mereka di sana.

 “Sudah jelas bahwa klaim pendudukan mengenai keberadaan daerah aman di selatan Jalur Gaza, dan seruan terus-menerus agar warga pergi ke sana, adalah rencana dan jebakan terencana untuk melakukan lebih banyak pembantaian terhadap warga sipil tak bersenjata dan pengungsi di selatan,” katanya kepada wartawan.

 Militer Israel memerintahkan warga Palestina untuk mengevakuasi beberapa daerah di dalam dan sekitar Kota Khan Younis. Mereka memasang peta yang menyoroti tempat perlindungan yang harus mereka tuju di sebelah barat Khan Younis dan selatan menuju Rafah, di perbatasan dengan Mesir. Namun banyak warga mengatakan daerah-daerah yang diperintahkan untuk mereka datangi juga diserang.

 Sementara itu, Hamas mengecam Inggris karena berencana melakukan penerbangan pengawasan di Jalur Gaza, dan menyebutnya sebagai mitra dalam perang Israel.

 "Inggris yang melakukan penerbangan pengawasan di Gaza untuk membantu menemukan tawanan Israel menjadikannya 'partisipan dalam perang',” kata Hamas dalam sebuah pernyataan, menurut laporan media Arab. Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi pada Sabtu bahwa militer akan melakukan penerbangan pengawasan di Gaza.(*)