Jumat, September 24, 2021
BerandaNewsNusantaraKemenkumham, Banjarmasin Sandang Predikat Kota Peduli HAM

Kemenkumham, Banjarmasin Sandang Predikat Kota Peduli HAM

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – BANJARMASIN – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) kembali memberikan piagam penghargaan kepada Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sebagai kota peduli Hak Asasi Manusia (HAM) pada 2019.

BACA JUGA : Kota Batu Raih Penghargaan Kota Peduli HAM – Nusadaily.com

“Ini adalah penghargaan kota peduli HAM tahun keempat di terima Kota Banjarmasin,” ujar Kepala Sub Bagian Bantuan Hukum pada Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin Untung Eko Laksono di Balaikota, Rabu.

Penyerahan penghargaan tersebut, kata Eko. Diwakili Pemerintah Provinsi Kalsel kepada Pemerintah Kota Banjarmasin, pada Senin (14/12) di Aula KH Idham Chalid Banjarbaru.

“Kita bersyukur kota kita dapat mempertahankan penghargaan ini sejak pertama kali didapat pada 2016. Moga dapat terus kita pertahankan di tahun berikutnya,” papar Eko.

BACA JUGA : Peduli HAM, Khofifah Beri Sertifikat Tanah ke Korban Konflik Sosial Sampang – Imperiumdaily.com

Apalagi, katanya, saat ini Kota Banjarmasin menjadi tuan rumah festival HAM 2020 dari 17-19 Desember ini. Hingga menjadi motivasi meningkatkan kota ini lebih peduli HAM kedepannya.

Tema festival HAM 2020 ini adalah “Menegakkan HAM di masa pandemi COVID-19: tantangan dan solusinya”, tentunya Banjarmasin harus menghadapi itu dengan baik.

Menurut Eko, sebagaimana amanat Permenkumham nomor 34 tahun 2016 tentang kriteria daerah kabupaten/kota peduli HAM berkewajiban dan bertanggungjawab untuk mewujudkan penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakkan dan pemajuan hak asasi manusia terhadap masyarakat Kota Banjarmasin.

BACA JUGA : Peduli Korban Banjir, Ketum Bhayangkari Fitri Idham Azis Berikan Bantuan – Noktahmerah.com

Eko menyebutkan penilaian kota peduli HAM tersebut terdapat tujuh indikator yang menjadi tolak ukur, yakni, pertama hak kesehatan, kedua hak atas pendidikan, ketiga hak perempuan dan anak.

Hak Atas Kependudukan

Kemudian untuk indikator keempat, sambung Eko, adalah hak atas kependudukan. Kelima hak atas pekerjaan, keenam hak atas perumahan yang layak dan ketujuh hak atas lingkungan yang berkelanjutan.

“Kota kita dinilai memenuhi tujuh indikator ini sepanjang tahun 2019,” paparnya.

Eko menambahkan, Wali Kota Banjarmasin juga mengedepankan visi yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan berupa “No One Left Behind”.

“Ini dimaknai tidak ada satupun masyarakat yang tertinggal dalam menikmati pembangunan kota. Semua masyarakat harus mendapatkan hak dan fasilitas yang sama dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat,” ujarnya.(ros)

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Berantas Rokok Ilegal, Pemkab Sidoarjo Gandeng Bea Cukai Sosialisasikan Manfaat DBHCT

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCT) sebagai salah satu pendapatan negara yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, misalnya dalam bidang...