Senin, Juni 27, 2022
BerandaNewsNusantaraDiduga Dianiaya Kepsek, Pelajar di Palembang Jalani Operasi Perut

Diduga Dianiaya Kepsek, Pelajar di Palembang Jalani Operasi Perut

NUSADAILY.COM – PALEMBANG – Seorang siswa SMP bernama Hendri (15) di Palembang, Sumatera Selatan, terpaksa harus terbaring lemah di rumah sakit. Ia mengalami luka dalam di perut akibat dianiaya kepala sekolah.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA : Pengemudi Wanita Tewas Terpental Usai Hindari Lubang di Tol Palembang-Lampung

“Awalnya dia mual biasa, terus dia sembuh. Nah, hari itu dia masuk ke sekolah, tapi dia telat dan dia diberikan hukuman push up 100 kali,” kata Lestari, kakak kandung Hendri, ketika ditemui wartawan di RSUD Bari Palembang, Jumat (11/2/2022).

Diduga karena Hendri warga Karang Anyar, Gandus, Palembang, itu tak sanggup mencapai 100 kali push up, kata dia, bagian perut Hendri kemudian diinjak kepala sekolah. Peristiwa itu terjadi pada November 2021 di sekolah swasta yang berada tak jauh dari kediaman Hendri.

BACA JUGA : Polda Sumsel Amankan Ratusan Pengunjung Diskotek Palembang

“Terus, karena tak bisa sampai 100 kali perutnya diinjak, dia bilang sakit, dijawab kepala sekolah syukurlah (rasain),” katanya.

Diinjak Hingga Ditampar Kepala Sekolah

Bahkan, kata Tari, Hendri tak hanya diinjak di perut, Hendri juga mengaku di tampar kepala sekolah dalam kejadian tersebut.

BACA JUGA : Akhmad Najib Resmi Tahanan Rutan Pakjo Palembang

“Usai diinjak perutnya, dia juga ditabok (ditampar) oleh kepala sekolah itu,” terangnya.

Setelah kejadian itu, menurut Lestari, Hendri mulai merasakan sakit dan lama-kelamaan sakitnya bertambah parah hingga di bagian pinggang itu dia mengalami luka. Saat ini Hendri telah menjalani operasi pertama, dan dalam waktu dekat akan kembali menjalani operasi ke dua, karena lambung berada di luar.

BACA JUGA : Al Ghazali dan Alyssa Daguise Dikabarkan Sudah Nikah Siri, Ini Kata Ahmad Dhani!

“Dia ini luka campur sakit di perutnya usai kejadian itu makanya dia langsung di operasi, ini ususnya luka ususnya keluar. Kondisinya sangat parah dan dirawat di RSUD Bari. Kami sudah buat laporan di Polrestabes Palembang,” sambungnya

Sementara Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengaku saat ini pihaknya tengah mengumpulkan data terkait kejadian tersebut, termasuk menunggu laporan resmi dari pihak keluarga.

BACA JUGA : Pemprov Sumsel Dukung pembangunan Lintasan Sirkuit “Drag” di Palembang

“Laporannya belum ada, tapi kami sudah mulai ngumpulin data-data keterangan, tentu akan ditindaklanjuti,” kata Tri.(ros)

BERITA KHUSUS

Ada Penampakan Kuntilanak di Acara Gowes HUT ke-104 Kota Mojokerto

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Masih dalam rentetan HUT ke 104 Kota Mojokerto, kali ini ribuan masyarakat berpartisipasi ramaikan gowes bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah...

BERITA TERBARU

Kenapa Gundukan Melintang di Jalan Disebut ‘Polisi Tidur’? Ternyata Begini Awalnya

NUSADAILY.COM - JAKARTA - 'Polisi tidur' di daerah Tangerang jadi sorotan. Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan ada jejeran 'polisi tidur' yang...

NUSADAILY.COM - PALEMBANG - Seorang siswa SMP bernama Hendri (15) di Palembang, Sumatera Selatan, terpaksa harus terbaring lemah di rumah sakit. Ia mengalami luka dalam di perut akibat dianiaya kepala sekolah.

BACA JUGA : Pengemudi Wanita Tewas Terpental Usai Hindari Lubang di Tol Palembang-Lampung

"Awalnya dia mual biasa, terus dia sembuh. Nah, hari itu dia masuk ke sekolah, tapi dia telat dan dia diberikan hukuman push up 100 kali," kata Lestari, kakak kandung Hendri, ketika ditemui wartawan di RSUD Bari Palembang, Jumat (11/2/2022).

Diduga karena Hendri warga Karang Anyar, Gandus, Palembang, itu tak sanggup mencapai 100 kali push up, kata dia, bagian perut Hendri kemudian diinjak kepala sekolah. Peristiwa itu terjadi pada November 2021 di sekolah swasta yang berada tak jauh dari kediaman Hendri.

BACA JUGA : Polda Sumsel Amankan Ratusan Pengunjung Diskotek Palembang

"Terus, karena tak bisa sampai 100 kali perutnya diinjak, dia bilang sakit, dijawab kepala sekolah syukurlah (rasain)," katanya.

Diinjak Hingga Ditampar Kepala Sekolah

Bahkan, kata Tari, Hendri tak hanya diinjak di perut, Hendri juga mengaku di tampar kepala sekolah dalam kejadian tersebut.

BACA JUGA : Akhmad Najib Resmi Tahanan Rutan Pakjo Palembang

"Usai diinjak perutnya, dia juga ditabok (ditampar) oleh kepala sekolah itu," terangnya.

Setelah kejadian itu, menurut Lestari, Hendri mulai merasakan sakit dan lama-kelamaan sakitnya bertambah parah hingga di bagian pinggang itu dia mengalami luka. Saat ini Hendri telah menjalani operasi pertama, dan dalam waktu dekat akan kembali menjalani operasi ke dua, karena lambung berada di luar.

BACA JUGA : Al Ghazali dan Alyssa Daguise Dikabarkan Sudah Nikah Siri, Ini Kata Ahmad Dhani!

"Dia ini luka campur sakit di perutnya usai kejadian itu makanya dia langsung di operasi, ini ususnya luka ususnya keluar. Kondisinya sangat parah dan dirawat di RSUD Bari. Kami sudah buat laporan di Polrestabes Palembang," sambungnya

Sementara Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengaku saat ini pihaknya tengah mengumpulkan data terkait kejadian tersebut, termasuk menunggu laporan resmi dari pihak keluarga.

BACA JUGA : Pemprov Sumsel Dukung pembangunan Lintasan Sirkuit “Drag” di Palembang

"Laporannya belum ada, tapi kami sudah mulai ngumpulin data-data keterangan, tentu akan ditindaklanjuti," kata Tri.(ros)