Kamis, Mei 26, 2022
BerandaLifestyleTechnoNASA Kembangkan Teknologi Holograf, Mampu Kirim Orang ke Luar Angkasa

NASA Kembangkan Teknologi Holograf, Mampu Kirim Orang ke Luar Angkasa

NUSADAILY.COM – JAKARTA –Dalam terobosan teknologi yang awalnya ditujukan untuk telemedicine 3D untuk membantu astronot tetap sehat, NASA mendemonstrasikan teknologi “teleportasi holografik”, yang memungkinkan teleportasi virtual pertama ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: Teknologi Penyimpanan Energi dan Hidrogen, China Ingin Menjaga Keamanan Energi

NASA mengatakan ahli bedah penerbangan Dr. Joseph Schmid dan tim dokternya, bersama dengan CEO AEXA Aerospace Fernando de la Pena Liaca, melakukan salam ruang virtual pertama melalui teleportasi holografik.

Teleportasi holografik ini, menggunakan Microsoft HoloLens dan komputer dengan perangkat lunak khusus dari Aexa. Astronot Badan Antariksa Eropa Thomas Pesquet, yang saat ini bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional, dengan senang hati bertemu dengan Schmid dan tim medisnya, yang diteleportasi ke stasiun luar angkasa melalui hologram untuk melakukan percakapan dua arah.

BACA JUGA: Memiliki Tingkat Insomnia Tinggi, Jepang Luncurkan Teknologi yang Bantu Mempercepat Tidur

Dengan cara ini, kata Schmid, transmisi holografik pertama Bumi di luar angkasa berhasil diselesaikan. Sebuah teknologi yang dapat merekonstruksi dan mentransmisikan model 3D berkualitas tinggi dari manusia nyata secara dan real time.

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

TikTokers Berhijab Pamer Payudara, Muhammadiyah: Blokir Akun ASM

NUSADAILY.COM - JAKARTA - TikTokers berhijab dengan akun ASM kini sedang disorot publik usai konten-kontennya dinilai vulgar karena pamer payudara. Muhammadiyah meminta pihak TikTok...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM – JAKARTA –Dalam terobosan teknologi yang awalnya ditujukan untuk telemedicine 3D untuk membantu astronot tetap sehat, NASA mendemonstrasikan teknologi "teleportasi holografik", yang memungkinkan teleportasi virtual pertama ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

BACA JUGA: Teknologi Penyimpanan Energi dan Hidrogen, China Ingin Menjaga Keamanan Energi

NASA mengatakan ahli bedah penerbangan Dr. Joseph Schmid dan tim dokternya, bersama dengan CEO AEXA Aerospace Fernando de la Pena Liaca, melakukan salam ruang virtual pertama melalui teleportasi holografik.

Teleportasi holografik ini, menggunakan Microsoft HoloLens dan komputer dengan perangkat lunak khusus dari Aexa. Astronot Badan Antariksa Eropa Thomas Pesquet, yang saat ini bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional, dengan senang hati bertemu dengan Schmid dan tim medisnya, yang diteleportasi ke stasiun luar angkasa melalui hologram untuk melakukan percakapan dua arah.

BACA JUGA: Memiliki Tingkat Insomnia Tinggi, Jepang Luncurkan Teknologi yang Bantu Mempercepat Tidur

Dengan cara ini, kata Schmid, transmisi holografik pertama Bumi di luar angkasa berhasil diselesaikan. Sebuah teknologi yang dapat merekonstruksi dan mentransmisikan model 3D berkualitas tinggi dari manusia nyata secara dan real time.

BACA JUGA: Teknologi Ini Bikin Pembalap F1 Lebih Memilih Berada di Posisi ke 2

Percakapan berlangsung secara real time, tanpa penundaan dalam mengirim dan menerima informasi. Mengingat Stasiun Luar Angkasa Internasional terletak di ujung Bumi dan jaraknya sangat jauh, ini merupakan pencapaian yang sangat penting.

Sering ada penundaan komunikasi pada jarak yang begitu jauh, dan karena itu, para ilmuwan percaya "transmisi holografik" akan merevolusi eksplorasi ruang angkasa.

BACA JUGA: Universitas di Jepang Bantu Kembangkan Kualitas Atlet Lewat Teknologi 3D

Dilansir dari cankaoxiaoxi, NASA menjelaskan bahwa Microsoft telah menggunakan transmisi holografik setidaknya sejak 2016. Ini adalah pertama kalinya teknologi tersebut digunakan di lingkungan yang ekstrem dan terpencil seperti luar angkasa.

"Ini adalah cara baru untuk komunikasi manusia jarak jauh," kata Schmid. Selain itu, ini adalah cara baru untuk eksplorasi manusia, di mana tubuh manusia berada, tetapi entitas tersebut dapat melakukan perjalanan jauh dari Bumi.

Melalui pertemuan virtual ini, NASA memamerkan bentuk komunikasi baru ini sebagai pendahulu untuk penggunaan yang lebih luas pada misi masa depan. NASA berencana untuk selanjutnya menggunakan teknologi ini untuk komunikasi dua arah, secara holografis memindahkan orang – orang di Bumi ke luar angkasa dan secara holografis mengirim astronot kembali ke Bumi.

BACA JUGA: Potret Kebersamaan Luna Maya dan Sophia Latjuba, Netizen: Akur Banget ya Mantan Orang

"Kami akan menggunakannya untuk sesi medis pribadi kami, sesi psikiatri pribadi, pertemuan keluarga pribadi, dan untuk membawa karakter ke Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk mengunjungi astronot," tambah pernyataan NASA.(nd3/lna)