Kamis, Januari 27, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsGiliran 1,2 Juta Akun Pengguna Bhinneka Diretas, Pengelola Investigasi

Giliran 1,2 Juta Akun Pengguna Bhinneka Diretas, Pengelola Investigasi

NUSADAILY.COM-JAKARTA – Website e-commerce di Indonesia terus menjadi sasaran peretasan. Kini giliran website Bhinneka yang dikabarkan diretas dan 1,2 juta data pengguna bocor.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kelompok peretas bernama ShinyHunters mengklaim telah membobol sepuluh perusahaan, salah satunya Bhinneka. Para peretas menjual basis data pengguna perusahaan tersebut di pasar web gelap atau dark web.

Dikutip dari ZDNet, Minggu 10 Mei 2020, para peretas adalah kelompok yang sama yang telah meretas Tokopedia pekan lalu. Peretas dilaporkan membobol 1,2 juta data pengguna Bhinneka.

Menanggapi kondisi itu, Group Head, Brand Communication & PR Bhinneka, Astrid Warsito, mengatakan Bhinneka tengah menginvestigasi kebenaran berita bobolnya data pengguna.

“Hingga saat ini, kami masih melakukan investigasi yang mengenai kebenaran berita tersebut. Dan juga melakukan investigasi di sistem internal Bhinneka sehubungan dengan dugaan tersebut,” ujar Astrid dikutip NusaDaily dari Antara di Jakarta, Minggu 10 Mei 2020.

Astrid menekankan keamanan dan kenyamanan pelanggan saat berbelanja di Bhinneka.com selalu menjadi prioritas.

Dia juga mengatakan Bhinneka telah menerapkan standar keamanan global PCI DSS (Payment Card Industry Data Security Standard) dari TUV Rheinland untuk melindungi pelanggan.

Astrid juga mengimbau pelanggan untuk segera melakukan penggantian password sebagai langkah pencegahan.

Dia juga mengingatkan untuk tidak menggunakan kata sandi, password, yang sama untuk berbagai layanan dan menggunakan email yang berbeda untuk aktivitas transaksi online.

Selain itu, pelanggan juga diminta untuk menggunakan password yang kuat. Minimum delapan karakter, dengan kombinasi huruf besar dan kecil, kombinasi angka. Lalu jangan menggunakan identitas atau informasi terkait dengan data diri dan kombinasi simbol.

Bhinneka Tidak Menyimpan Data Keuangan

Pengelola juga menegaskan bahwa password pelanggan di database selalu dienkripsi. Pihaknya tidak menyimpan data kartu kredit ataupun debit.

Semua data pembayaran langsung terkoneksi dengan payment gateway. Selain itu, tidak ada uang elektronik atau digital goods lainnya yang datanya tersimpan di sistem.

“Yang pasti password pengguna semua terenkripsi dan kami tidak menyimpan data perbankan,” ujar Astrid.

“Dengan melakukan langkah pencegahan di atas, pengguna turut membantu kami untuk menjaga keamanan akun,” dia menambahkan. (yos)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed