Cerita Sandy Walsh Pernah Disikut Lukaku hingga Hidungnya Berdarah

Pemain 27 tahun itu pernah menimba ilmu di akademi Anderlecht selama delapan tahun pada 2003 hingga 2011. Ia pun sempat satu tempat pembinaan bersama Romelu Lukaku.

Cerita Sandy Walsh Pernah Disikut Lukaku hingga Hidungnya Berdarah
Sandy Walsh bercerita pernah disikut Romelu Lukaku hingga hidungnya berdarah. (Dok PSSI)

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Pemain Timnas Indonesia Sandy Walsh bercerita pernah disikut Romelu Lukaku hingga hidungnya berdarah.

Pemain 27 tahun itu pernah menimba ilmu di akademi Anderlecht selama delapan tahun pada 2003 hingga 2011. Ia pun sempat satu tempat pembinaan bersama Romelu Lukaku.

"Jadi saya berlatih bersama Lukaku ketika saya bermain untuk tim muda Anderlecht. Dia adalah pemain pertama yang membuat hidung saya berdarah," kata Sandy dalam wawancara dengan FIFA.

BACA JUGA : Shin Tae Yong Mulai Fasih Bahasa Indonesia dalam Latihan...

Sandy mengatakan, insiden disikut Lukaku terjadi tanpa disengaja. Meski hidungnya berdarah, ia mengaku tak pernah menyimpan dendam terhadap striker Inter Milan tersebut.

"Ada satu momen saat saya mencoba mengawalnya, dia mencoba berputar menggunakan sikutnya. Dia adalah orang yang besar dan juga sangat kuat. Tapi saya tidak pernah marah kepadanya," ujarnya.

Sandy justru merasa bangga mantan rekan setimnya kini memiliki karier yang melesat di sepak bola Eropa. Ia terkesan Lukaku bisa berpentas di Piala Dunia 2022.

Ia juga bangga bisa satu tim dengan Kevin de Bruyne dan Thibaut Courtois di KRC Genk. Sandy memuji ketiga eks kompatriotnya yang kini sudah sukses di klub masing-masing.

BACA JUGA : STY Puji Timnas U-20 Berhasil Menang Meskipun Banyak Masalah

"Kemudian setelah itu saya bermain bersama Kevin De Bruyne dan Thibaut Courtois. Mereka bertiga adalah pemain utama timnas Belgia," ucap Sandy.

"Kevin De Bruyne adalah pemain terbaik yang saya pernah bermain bersama. Dia selalu tampil baik beberapa tahun terakhir. Saya juga percaya Thibaut Courtois adalah kiper yang baik, kemudian Lukaku mampu mencetak gol. Beberapa pemain seperti Hazard juga bermain di Eropa," katanya menambahkan.

Sayangnya, Belgia harus angkat kaki dari Piala Dunia 2022. Kepastian itu didapatkan usai bermain imbang 0-0 kontra Kroasia pada laga pamungkas Grup F Piala Dunia 2022 di Stadion Ahmad bin Ali, Kamis (1/12).(lal)