Siswa SMA di Madura Ingin Bunuh Diri usai Ponselnya Disita Guru

Seorang pelajar SMAN 2 Pamekasan, Madura, Jawa Timur berinisial JD (17) sempat ingin bunuh diri usai ponsel miliknya disita guru saat jam pelajaran.

Siswa SMA di Madura Ingin Bunuh Diri usai Ponselnya Disita Guru
Ilustrasi. Siswa SMA di Madura, Jawa Timur naik genting sekolah usai ponsel miliknya disita guru saat jam pelajaran (Unsplash/Pixabay)

NUSADAILY.COM – PAMEKASAN - Seorang pelajar SMAN 2 Pamekasan, Madura, Jawa Timur berinisial JD (17) sempat ingin bunuh diri usai ponsel miliknya disita guru saat jam pelajaran.

Kasubbag Humas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah Puspitasari mengatakan JD nekat naik ke atas genting sekolah lalu menangis.

BACA JUGA : Mahasiswa UGM Diduga Bunuh Diri dengan Lompat dari Lantai 11 Hotel

"Anak ini semula tidak mengindahkan bujukan guru-guru sekolahnya hingga warga dan aparat datang, baru dia mau turun," kata Nining, Rabu (19/10).

Setelah dimintai keterangan oleh pihak sekolah, siswa tersebut mengaku tidak sadar mengapa dirinya bisa sampai ke atas genting.

BACA JUGA : Sopir Transjakarta yang Gagalkan Wanita Hendak Bunuh Diri di Jakbar dapat Hadiah Emas

Pihak sekolah lantas mengundang orang tua untuk datang dan diberitahu ihwal tindakan anaknya yang sempat naik genting usai ponsel disita guru.

"Untuk menjaga hubungan baik, sekolah kemudian memanggil dan memberi tahu wali siswa, jika anaknya melakukan hal di luar dugaan," ujarnya.(lal)