Kamis, Mei 26, 2022
BerandaNewsNusantaraSyarat Urus Dokumen Kependudukan Bawa Kartu Vaksin, Ini Penjelasan Kadis Dukcapil TTS

Syarat Urus Dokumen Kependudukan Bawa Kartu Vaksin, Ini Penjelasan Kadis Dukcapil TTS

NUSADAILY.COM – NTT – Dinas Kependudukan dan Pencataan Sipil (Dispedukcapil), Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memberikan syarat untuk mengurus dokumen kependudukan, minimal harus sudah mendapatkan vaksin dosis pertama. Langkah ini dilakukan Dipendukcapil untuk membantu mempercepat vaksinasi di TTS

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kadis Dukcapil TTS, Apris Manafe, mengaku memberlalukan syarat tersebut kepada seluruh masyarakat TTS dengan tujuan untuk pencegahaan COVID-19 yang juga merupakan program Nasional.

Baca Juga: Nakes Viral Medan yang Suntik Vaksin Kosong Minta Maaf

“Ini salah satu program nasional, jadi kami tidak bermaksud menyusahkan masyarakat. Tetapi ini sebagai bagian dari melindungi masyarakat,” jelasnya di ruang kerjanya, Jumat (21/01/2022).

Kepada Nusadaily.com Kadis Dukcapil TTS ini menyampaikan bahwa, pemerintah pusat menargetkan pada bulan Maret mendatang vaksinasi tahap satu di TTS mencapai 100 persen.

Baca Juga: Pantangan Setelah Vaksin Booster Covid-19 Menurut Dokter

Untuk itu, Dispendukcapil TTS bekerja sama dengan TNI Polri untuk membantu Dinas Kesehatan untuk mempercepat vaksinasi di TTS.

Apris Manafe mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan vaksinasi, tapi belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk segera melapor ke Dispendukcapi agar penerbitan NIK dapat segera diproses.

Baca Juga: Guru di Semarang Mulai Besok Peroleh Suntikan Vaksin Booster Covid-19

Setelah mendapatkan NIK, kemudian akan di arahkan ke Polres TTS untuk mendapatkan vaksin COVID-19. Selain itu juga untuk mendukung sukseskan program Pemerintah Demi dan menjaga keselamatan masyarakat.

“Kami imbau kepada masyarakat jangan khawatir jika belum dilayani vaksin dan tidak mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil. Tidak usah memikirkan itu. Karena kami sudah berkoordinasi dengan Kepolisian, karena di Polres TTS ada vaksin. Tapi, sebelum mendapat vaksin, kami akan mencetak dokumen kependudukan, baru bisa mendapat vaksin,” jelasnya.

Baca Juga: Cegah Varian Omicron, Festival Film Sundance Wajibkan Peserta Vaksin Booster

Apris menambahkan bahwa, dua bulan kedepan Dukcapil akan menggandeng Kecamatan maupun desa untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus Dokumen Kependudukan.

“Kami akan kerjasama dengan Kecamatan, maupun Desa untuk mempermudah pengurusan Akta Kelahiran, KK, bisa kirim lewat nomor Desa lalu kami proses. Kemudian kami kirim kembali ke Desa bentuk PDF. Sehingga jika dokumennya hilang, masyarakat tinggal cetak kembali di Desa masing-masing. Terkecuali Pengurusan KTP baru yang bisa langsung kantor Dukcapil,” pungkasnya Kepala Dinas yang peduli terhadap masyarakat ini.

Untuk sementara ini, Program jemput bola (Jebol) di tahun 2022 ini keterbatasan anggaran maka kami merencanakan 30 Desa di 32 Kecamatan. (bai/ark)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Pernikahan Ketua MK dengan Adik Jokowi Berlangsung Hari Ini

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman bakal resmi meminang adik Presiden RI Joko Widodo, Idayati hari ini, Kamis (26/5). Pernikahan rencananya bakal...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily