Senin, Oktober 18, 2021
BerandaNewsNusantaraSangkareang Jadi Percontohan Taman Layak Anak

Sangkareang Jadi Percontohan Taman Layak Anak

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MATARAM – Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah mengganti sejumlah fasilitas alat permainan anak di Taman Sangkareang sesuai standar nasional Indonesia (SNI), sehingga lokasi tersebut bisa menjadi percontohan taman layak anak.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram H Kemal Islam di Mataram, Rabu, mengatakan, penggantian fasilitas alat permainan anak di Taman Sangkareang sesuai SNI dalam rangka memenuhi permintaan yang distandarkan tim kota layak anak (KLA).

BACA JUGA: Kasus COVID-19 Turun, Pemerintah Tetap Perkuat Pengendalian

“Jadi kita mulai dari Taman Sangkareang yang menjadi lokasi penilaian KLA. Untuk taman-taman lainnya, akan kita ganti secara bertahap,” katanya.

Beberapa jenis permainan anak yang telah diganti dengan anggaran Rp150 juta, antara lain ayunan, jungkat jungkit, perosotan dan lainnya sesuai dengan kondisi di lapangan dan memiliki standar nasional Indonesia.

BACA JUGA: Gawat! Faisal Basri Sebut RI Bantu Serap Pengangguran China

“Harapan kita setelah penggantian ini, anak-anak bisa lebih aman dan nyaman saat memanfaatkan fasilitas tersebut. Ini salah satu bagian komitmen mewujudkan Mataram sebagai kota layak anak,” katanya.

Di sisi lain, pihaknya juga berharap peran serta masyarakat untuk menjaga alat permainan tersebut, dengan membantu pemeliharaan dan pengawasan dalam memanfaatkan alat permainan itu agar sesuai usia anak-anak.

BACA JUGA: Awas! China Sebut Ada kapal ‘Mata-mata’ AS di Bawah Laut China Selatan

“Jangan sampai, ibu atau bapaknya ikut naik dan menggunakan alat permainan tersebut,” katanya.

Di sisi lain untuk mengoptimalkan pengawasan, pihaknya juga menyiapkan satgas lingkungan hidup. Nanti akan ditempatkan pada sejumlah tanam aktif termasuk di Sangkareang, untuk mengawasi penyalahgunaan fasilitas permainan.

BACA JUGA: Prabowo Siap Bekerja Sama dengan Semua Partai

Kepala Dinas DP3A Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany sebelumnya menyarankan kepada dinas terkait agar alat pemainan anak yang ditempatkan pada sejumlah taman kota harus sesuai SNI.

“Hal itu sebagai salah satu implementasi pelaksanaan Undang-Undang Perlindungan Anak. Sekaligus menciptakan taman kota ramah anak serta mendukung Mataram menuju KLA,” katanya.

BACA JUGA: 2 Tahun Penantian, Akhirnya Siti Badriah Hamil Anak Pertama

Diakuinya dari hasil evaluasi yang dilakukan timnya pada beberapa titik alat permainan pada taman aktif di Kota Mataram belum sesuai SNI.

“Penyediaan alat permainan anak sesuai SNI juga menjadi bagian poin penilai serta mendapatkan sertifikasi menuju KLA,” katanya.(eky)

- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Lakon Dewi Sri Boyong, Asa Bangkit dari Keterpurukan Dampak Pandemi

Pagelaran Wayang Kulit HUT ke-20 Kota Batu NUSADAILY.COM-KOTA BATU- Pementasan wayang kulit digelar Kota Batu dalam rangkaian peringatan hari jadi Kota Batu. Tepat di tanggal...