Rabu, Januari 26, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraPemrov Riau Dapat Bantuan Mobil Lab PCR dari Kemendagri

Pemrov Riau Dapat Bantuan Mobil Lab PCR dari Kemendagri

NUSADAILY.COM – PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menerima bantuan mobil Laboratorium Polymerase Chain Reaction Test (PCR) COVID-19 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sabtu, guna mendukung penanganan kasus pandemi di daerah itu.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Alhamdulillah, hari ini mobil Lab PCR sudah tiba di Pekanbaru, kami dan tim kesehatan telah meninjau mobil yang telah sampai di sini dan sekaligus diberikan petunjuk agar mudah mengoperasionalkannya,” kata Gubernur Riau Syamsuar di Pekanbaru, Sabtu.

BACA JUGA: Program Padat Karya Mangrove Riau Serap 5.362 Tenaga Kerja

Ia berterima kasih kepada Menteri Dalam Negeri atas bantuan tersebut.

Ia mengharapkan mobil Lab PCR dimanfaatkan secara optimal hingga daerah-daerah, terutama tempat keluar masuk orang, seperti Pelabuhan Dumai, Pelabuhan Mengkapan Siak, dan bandara.

Selain itu, katanya, mobil Lab PCR dapat ditempatkan di daerah-daerah yang kasus positif COVID-19 tinggi.

BACA JUGA: Usai OTT di Musi Banyuasin, KPK OTT di Riau, Penyidik Amankan Pejabat di Kuantan Singingi

“Saat ini hanya ada lima daerah yang memiliki Lab PCR, mobil PCR ini bisa kita peruntukan untuk daerah-daerah yang belum memiliki Lab PCR itu, sehingga nanti bisa dengan cepat mengetahui sejauh mana penularan COVID-19 di daerah tersebut,” katanya.

Syamsuar menjelaskan mobil Lab PCR ini masih dalam status pinjam pakai. Proses administrasinya masih menunggu persetujuan hibah dari Kementerian Keuangan. Namun demikian, mobil ini sudah bisa dioperasionalkan sehingga bermanfaat bagi masyarakat Riau.

BACA JUGA: Pemuda Pulau Penyengat Tolak Pengukuhan Sultan Riau Lingga

Ia juga meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan, apalagi saat ini varian baru, Omicron, sudah sampai Malaysia dan Singapura.

“Saya mengharapkan pemerintah daerah kabupaten/kota untuk senantiasa mengawasi pelabuhan-pelabuhan dan pintu masuk yang bisa menimbulkan penularan COVID-19 yang baru. Di samping itu pelaksanaan vaksinasi harus diikuti secara masif,” katanya.

BACA JUGA: Pemrov Riau Gulirkan Dana Rp410,033 Miliar Perkuat Produktivitas UMKM

Saat ini, katanya, stok vaksin di Riau sekitar 600 ribu dosis telah diberikan Kementerian Kesehatan.

“Saya sudah melaksanakan rapat bersama forkopimda, baik provinsi maupun kabupaten/kota se-Provinsi Riau, Senin lalu. Harapan saya segera manfaatkan agar target vaksinasi 70 persen bisa dipenuhi oleh semua kabupaten/kota di Provinsi Riau. Kami meminta bantuan kepada kapolda dan danrem kiranya untuk pelaksanaan vaksinasi massal ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan terutama kepala SMP, MTs, dan pondok pesantren untuk mendorong anak-anak yang sudah wajib vaksinasi. Agar didaftarkan mengikuti vaksinasi dengan menggunakan kartu keluarga.

BACA JUGA: Lama Tak Ada Kabar, Penampilan Baru Juwita Bahar Bikin Pangling

Ia menyebut banyak vaksinasi di sekolah atau untuk anak-anak sekolah, tetapi pihak sekolah tidak membekali siswa dengan informasi tentang pentingnya mereka membawa kartu keluarga guna mengikuti program itu, karena anak-anak belum memiliki kartu tanda penduduk (KTP).

“Harapan saya kepada semua kepala sekolah, khususnya kepada Dinas Kesehatan se-Provinsi Riau agar dapat memberitahukan kepada semua kepala sekolah agar anak-anak yang belum vaksin pada saat vaksinasi membawa KK orang tuanya. Sehingga dapat didaftarkan oleh tenaga medis dan dimasukkan ke dalam aplikasi,” ujar Syamsuar.(eky)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed