Jumat, Mei 27, 2022
BerandaNewsNusantaraPemprov Bengkulu Anggarkan Rp2 Miliar Untuk Perbaikan Dermaga Nelayan

Pemprov Bengkulu Anggarkan Rp2 Miliar Untuk Perbaikan Dermaga Nelayan

NUSADAILY.COM – BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan pembangunan pemecah ombak untuk dermaga nelayan tradisional di Pasar Palik, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, dengan anggaran Rp2 miliar sudah masuk dalam rencana pembangunan daerah dan akan dikerjakan tahun ini.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Gubernur Rohidin menjelaskan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu akan digunakan untuk menambah pemecah ombak dengan konstruksi susunan bebatuan besar sepanjang lima hingga enam meter dari bangunan yang ada saat ini.

BACA JUGA : Pemprov Bengkulu Anggarkan Pemeliharaan Jalan Senilai Rp10 Miliar – Nusadaily.com

“Anggarannya Rp2 miliar itu sudah ada dan kita kerjakan tahun ini karena memang ini keperluan nelayan tradisional,” kata Gubernur Rohidin di Bengkulu, Sabtu.

Menurutnya, kondisi pemecah ombak yang ada saat ini terlalu pendek dan terlalu dekat ke bibir pantai sehingga banyak dikeluhkan nelayan karena membuat kapal sulit bersandar.

Selain itu posisi dermaga nelayan tradisional yang menghadap langsung ke samudera ini memiliki gelombang yang tinggi. Sehingga beresiko terhadap keselamatan nelayan dan kapalnya.

BACA JUGA : Kementerian PUPR Membangun Rusun Aparatur Sipil Negara di Bengkulu – Noktahmerah.com

Gubernur Rohidin menilai anggaran yang tersedia itu memang tidak cukup untuk membangun pemecah ombak hingga ke tengah. Karena itu pembangunan akan dilakukan secara bertahap.

“Yang jelas tahun ini akan kita mulai bangun dulu dan sisanya akan dilanjutkan tahun depan. Kalau sekaligus anggarannya bisa puluhan miliar, jadi kita buat bertahap,” ucapnya.

Penahan Ombak Tidak Mampu Menahan Gelombang

Sementara itu Kepala Desa Pasar Palik, Kecamatan Air Napal, Kabupaten Bengkulu Utara, Saipul Amri mengatakan penahan ombak yang ada saat ini tidak mampu menahan tingginya gelombang apalagi ketika cuaca ekstrem.

BACA JUGA : Kemenperin Proyeksikan Investasi Industri 2021 Capai Rp323,56 Triliun – Beritaloka.com

Dia menyebut kondisi itu telah membuat banyak kapal nelayan tradisional setempat yang karam diterjang ombak saat bersandar di dermaga.

Dia menilai nelayan setempat sangat membutuhkan konstruksi pemecah gelombang yang berjarak cukup jauh dari bibir pantai untuk memudahkan kapal bersandar.

“Sudah ada sekitar 32 kapal nelayan yang karam karena diterjang ombak dan menabrak breakwater. Kalau korban jiwa memang belum ada, tapi kalau materi sudah ratusan juta,” kata Saipul.(lal)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Pakar Politik Nilai PDIP Jadi Kunci Prabowo Menang Pilpres 2024

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Dukungan kepada Prabowo Subianto untuk maju menjadi calon presiden digaungkan sejumlah kalangan salah satunya baru-baru ini dari Persatuan Purnawirawan Indonesia...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily