Rabu, Januari 19, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaNewsNusantaraMelihat Kebrutalan Satpol PP di Sumba Timur Saat Operasi Prokes

Melihat Kebrutalan Satpol PP di Sumba Timur Saat Operasi Prokes

NUSADAILY.COM – SUMBA TIMUR – Jumat malam 8 januari 2021, sekitar pukul 22.00 Wita, menjadi malam yang tak pernah bisa dilupakan oleh Sagita Desly Natalia Manek, warga Kelurahan Hambala, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Wanita cantik ini babak belur dihajar Satpol PP, yang tengah melakukan operasi yustisi penegakan disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.

BACA JUGA : Operasi Lilin Ajarkan Pengendara Taat Prokes COVID-19 – Nusadaily.com

Lia, panggilan kesehariannya kepada Nusadaily.com via telepon menceritakan kronologis kejadiannya, saat itu dia dibonceng oleh temannya. Mereka hendak pulang ke rumah melewati Matawai. Nah di jalan tersebut ada razia masker.

Satuan Pol PP Kabupaten Sumba Timur bersama KODIM 1601 melakukan operasi gabungan dalam rangka penerapan protokol kesehatan Covid 19 berlokasi di jalan utama Matawai.

“Kita lewat terus mereka bilang woi woi dan sempat kami dipukul dengan kayu akhirnya kami jalan terus karena takut. Saya takut sekali tapi saya pake masker. Hanya teman saya yang tidak pake masker lanjutnya Sampai di simpang hotel Merlin. Teman saya dangan saya langsung dipukul lagi oleh beberapa oknum POL PP,” paparnya.

BACA JUGA : Menteri Kesehatan Terawan Singgung Defisit BPJS Kesehatan juga Karena Dokter – Noktahmerah.com

Lia diduga mejadi korban aksi kebrutalan oknum POL PP Kabupaten Sumba Timur. Akibatnya Lia dilarikan ke RS IMANUEL. Karena mengalami pendarahan di hidung, memar parah di wajah, tangan hingga bahunya.

Merasa Heran Karena Adanya Aksi Pukul

Ia juga menambahkan, sekarang sangat trauma dan tidak terima diperlakukan seperti itu. Apalagi dirinya menggunakan masker. Kasus ini pun sudah dilaporkan ke Polres Kabupaten Sumba Timur oleh korban bersama keluarganya.

Kasat POL PP Kabupaten Sumba Timur, Gollu Wola, saat dihubungi via telepon mengatakan, pihaknya sekarang tengah menyelidiki anggotanya yang diduga melakukan pemukulan.

BACA JUGA : Alun-alun Kota Batu Dibuka, Petugas Tindak 27 Pelanggar Prokes – Imperiumdaily.com

Dia juga mengetahui dari anggotanya bahwa wanita yang menjadi korban menggunakan masker. Namun yang membuat Gullu heran, kenapa bisa sampai ada aksi main pukul, kata Gullu.

Mantan camat kota ini juga menjelaskan,  dalam operasi gabungan protokol kesahatan covid 19 pendekatan yang di pakai adalah persuasif. Humanis dan terukur tidak boleh main kekerasan, itu perintahnya, papar Gullu Wola.

“Tapi karena sudah dilaporkan ke polisi, kita serahkan semuanya ke kepolisian untuk menangani permasalahan ini,” pungkasnya. (fyl/aka)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily