Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaNewsNusantaraMasyarakat Menyambut Baik Rencana Hidupkan Pacuan Kuda

Masyarakat Menyambut Baik Rencana Hidupkan Pacuan Kuda

- Advertisment -spot_img

TIMOR TENGAH SELATAN – Masyarakat yang berdomisili di wilayah pacuan Kuda Neno Naheun di Desa Neonbila Kecamatan Molo Selatan Kabupaten Timor Tengah (TTS) Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyambut baik usulan untuk kembali mengaktifkan kembali pacuan kuda di waktu yang akan datang.

“Setuju pacuan kuda di Neno Naheun dihidupkan lagi. Karena masyarakat sudah lama tidak melihat pacuan kuda,” demikian disampaikan Kepala Desa Noenbila Kecamatan Mollo Selatan Martince Loasa kepada Nusadaily.com di kantornya, Kamis (19/11).

Dia mengatakan masyarakat merindukan untuk pacuan kuda digelar di arena pacuan kuda Neno Naheun karena dulu ramai saat digelar pacuan kuda.

“Biasanya tiap tahun saat digelar ramai karena banyak warga dari luar daerah yang berkunjung untuk saksikan dan masyarakat sekitar terhibur,” kisahnya.

Diakui kondisi arena pacuan kuda saat ini tidak bisa langsung dipakai karena butuh perbaikan. “Untuk gelar butuh perbaikan infrastruktur arena pacuan kuda. Karena sejak tidak di pakai banyak infrastruktur pendukung yang rusak. Kita minta respons dari pemerintah agar perbaiki arena,” harapnya. Lebih lanjut dikatakan proses perbaikan infrastruktur di arena perlu libatkan masyarakat sekitar.

Masyarakat Minta Dilibatkan

“Nanti kalau perbaiki sebagai kades berharap masyarakat dekat arena pacuan kuda dilibatkan,” ucapnya diaminkan sejumlah staf kantor desa tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Loasana masyarakat sekitar sudah merindukan pacuan kuda kembali digelar. “Jujur masyarakat sekitar sudah rindu nonton pacuan kuda. Sehingga lewat kesempatan ini kalau dapat tahun depan lomba pacuan kuda di gelar,” pintanya.

Salah satu mahasiswa asal Kabupaten Timor Tengah Selatan Jiba Boimau yang sementara menimbah ilmu di Universitas Nusa Cendana Kupang diminta komentar mengatakan mendukung untuk kembali menghidupkan.

Berdasarkan apa yang sudah saya baca dari link berita maka saya sangat bangga apa bila dihidupkan kembali olahraga pacuan kuda. Karena dampak positifnya juga ada terhadap daerah TTS. Tetapi sebelumnya dari dinas pariwisata perlu mengetahui kronologi yang jelas mengapa olahraga pacuan kuda itu ditutup dan kepemilikan tanah tersebut milik siapa.

Dan perlu adanya kerja sama antara pemerintah daerah dan masyarakat sehingga olahraga pacuan kuda itu membawa dampak yang menyenagkan dan menguntungkan bagi pemerintah daerah dan juga masyarakat setempat.

Camat Mollo Selatan Okto Nakamnanu yang dihubungi media ini melalui telepon seluler Nakamanu mengatakan jika masyarakat punya keinginan untuk menghidupkan kembali pacuan kuda maka yang menjadi Penentu adalah Bupati sebagai kepala daerah.

“Saya tidak bisa bersuara banyak karena penentu kebijakan adalah Bupati,” Ucap Okto dengan singkat dari balik seluler.

Sementara Kadis Pariwisata kepada Nusadaily mengatakan pariwisata siap mendukung dihidupkan kembali pacuan kuda. Namun yang punya hajatan adalah Dinas Peternakan.

“Kami masuk dari aspek wisata saja karena itu peternakan,” singkatnya.(meo/soy)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

PCR

Aturan Terbaru Perjalanan Udara Jawa-Bali, Wajib Tes PCR!

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Satuan Tugas COVID-19  menyampaikan pelaku perjalanan udara dari dan ke Pulau Jawa-Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menyertakan...