Sabtu, Oktober 23, 2021
BerandaNewsNusantaraKJRI Kuching Bantu Pemulangan Dua PMI Karena Sakit

KJRI Kuching Bantu Pemulangan Dua PMI Karena Sakit

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – PONTIANAK – Kepala Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Yonny Tri Prayitno menyatakan, pihaknya kembali membantu pemulangan dua pekerja migran Indonesia (PMI) dengan kondisi khusus dari Sarawak Malaysia, melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

“Keduanya dipulangkan dengan kondisi khusus karena sakit kanker dan lumpuh kaki,” kata Yonny Tri Prayitno saat dihubungi di Kuching, Sabtu.

BACA JUGA : KJRI Kuching Bantu Pemulangan Enam PMI Kondisi Khusus

Dia mengatakan, sebelumnya pada 4 September 2021, pihaknya mendapat laporan pengaduan dari seorang pekerja migran yang berada di Kota Miri.

“Kami mendapatkan laporan dari seorang ibu yang menyatakan suaminya atas nama Dedi Permadi asal Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sedang dirawat di Rumah Sakit Miri karena sakit kanker darah yang parah. Lantas meminta bantuan KJRI Kuching untuk dipulangkan ke Indonesia guna perawatan lebih lanjut di kota asalnya Pangandaran,” kata Yonny.

Kemudian ujarnya, atas pengaduan tersebut KJRI Kuching segera berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Miri dan majikan tempat yang bersangkutan bekerja untuk mendukung proses pemulangan yang bersangkutan.

Kondisi Sakit Parah

Namun pihak rumah sakit belum mengizinkan yang bersangkutan untuk dipulangkan karena kondisi sakitnya masih parah dan dalam keadaan lemah.

BACA JUGA : KJRI Kuching Selamatkan WNI dari Agen Judi Daring Malaysia

“Pada 23 September 2021 oleh pihak rumah sakit yang bersangkutan dinyatakan sudah boleh melakukan perjalanan pulang ke Indonesia. Setibanya di Kuching bersama istrinya ditampung lebih dulu di rumah perlindungan sShelter) KJRI Kuching sebelum proses pemulangan hari ini,” jelasnya.

Sementara seorang lagi PMI dalam kondisi khusus lainnya atas nama Sela Nuriyawan asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang sudah bebas dari masa tahanan karena masalah keimigrasian.

BACA JUGA : KJRI Kuching Imbau PMI Patuhi Aturan “Lockdown”

“Yang bersangkutan ini menderita lumpuh pada kakinya dan sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Sarawak. Selanjutnya Imigresen Sarawak berkoordinasi dengan KJRI Kuching membantu secepatnya pemulangan untuk pengobatan lebih lanjut di kota asalnya. Kemudian segera diproses pemulangannya oleh kami dari Penjara Puncak Borneo menuju PLBN Entikong,” kata Yonny.

Sebelum pemulangan, kedua PMI kondisi khusus tersebut bersama istri dari Dedi Permadi telah menjalani protokol kesehatan. Dengan melakukan tes COVID-19 di rumah sakit tempat mereka dirawat dengan hasil negatif.

BACA JUGA : KJRI Kuching Bantu Pemulangan Dua Ibu dan Dua Bayi Baru Lahir

“Kami bersyukur berkat kerja sama semua pihak proses pemulangan berjalan lancar walaupun berbeda jam ketibaan mereka di PLBN Entikong. Mereka diterima oleh Satgas Pemulangan WNI/PMI Entikong dan akan menjalani proses pencegahan COVID-19 sebelum dipulangkan ke tempat asalnya masing-masing,” ujar Yonny.(ros)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

Bali

Kabar Gembira, Kawasan Wisata GWK Cultural Park Buka Kembali

0
NUSADAILY.COM - BADUNG - Kawasan pariwisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park di Kabupaten Badung, Bali, buka kembali untuk kunjungan bagi wisatawan setelah ditutup sejak bulan...